Kriminal

13 Mahasiswa Terbukti Lakukan Pengrusakan


Setelah Polrestabes Melakukan Gelar Perkara

BKM/CHAIRIL INDRA RUSAK -- Salah seorang staf DPRD Makassar melihat dari dekat sejumlah fasilitas di ruang rapat paripurna yang telah dirusak sejumlah oknum mahasiswa yang menggelar aksi demo di DPRD Makassar pada Senin (31/8) dan Selasa (1/9).

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 16 orang mahasiswa yang diduga melakukan pengrusakan di ruang sidang paripurna DPRD Makassar, telah diamankan di Mapolrestabes Makassar, pada Selasa, 1 September 2020.
Akhirnya, hasil gelar perkara di Polrestabes Makassar, dari 16 orang yang diamankan, tercatat 13 orang terbukti melakukan pengrusakan kursi dan meja ruangan sidang paripurna DPRD Makassar. Sehingga mereka ditetapkan sebagai tersangka kasus pengrusakan.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Chairul, mengemukakan, tiga belas orang mahasiswa ditetapkan tersangka. Dari hasil gelar perkara, mereka terbukti melakukan pengrusakan.
Sedangkan tiga orang mahasiswa lainnya, setelah menjalani pemeriksaan dan gelar perkara, hanya sebagai saksi. Karena ketiganya datang ke lokasi setelah situasi aman dan terkendali. Yakni, mereka tidak ikut melakukan pengrusakan.
Sementara Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edi Supriadi Idrus yang ditemui mengemukakan, ke 13 mahasiawa yang ditahan dikenakan Pasal 170 ayat 17 sub 406 Juncto 55, 56 KHUP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edi Supriadi Idrus menambahkan, para mahasiawa tersebut, sejak Senin (31/8), melakukan aksi unjuk rasa terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kota Makassar hingga para mahasiswa menginap di gedung DPRD Makassar.
Tidak merasa puas dengan apa yang mereka inginkan, mereka naik ke lantai tiga ruang paripurna dan kemudian merekan merusak fasilitas kantor DPRD Makassar tersebut. (jul) 

Komentar Anda





Comments
To Top
.