Kriminal

Tuntutan Jaksa Tidak Berubah


Sidang Pengambilan Jenazah Covid-19 Tunggu Putusan

MAKASSAR, BKM — Dua terdakwa kasus pengambilan paksa jenazah status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, yakni Andi Hadi Ibrahim dan Andi Nurrahmat, hanya dapat tertunduk dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Selasa (8/9).
Sidang cepat yang digelar membuat kedua terdakwa hanya mampu mengajukan pembelaannya secara lisan yang diwakili penasihat hukumnya. Dalam sidang ini, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ibrahim Palino.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Makassar, Pingkan W I Gerungan, mengemukakan, fakta persidangan dan barang bukti. Dan berdasarkan itu, kedua terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sesuai pasal 93 ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan atau Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan atau Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Jo Pasal 56 ke-1, ke-2 KUHP.
”Terdakwa dituntut lima bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun. Jika dalam masa percobaan ini melakukan tindak pidana, maka keduanya harus menjalani hukumannya,” jelasnya.
Lebih lanjut Pingkan menuturkan, pihaknya tetap pada tuntutannya. Semua pembelaan yang dilakukan penasihat hukum terdakwa diserahkan kepada majelis hakim.
”Nanti kita lihat putusan dari majelis hakim,” ucapnya.
Adapun Hakim Ketua, Ibrahim Palino menyebut sidang kembali akan digelar pekan depan, yakni 14 September dengan agenda sidang putusan.
”Sidang lanjutan Senin pagi pekan depan yah. Semua pihak datang cepat supaya kita sidang cepat,” singkatnya. (arf)

Komentar Anda





Comments
To Top
.