Gojentakmapan

Warga Marbo dan Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa


Terkait Rencana Pengukuran Lahan

UNJUK RASA -- Aksi unjuk rasa warga Marbo dan sejumlah mahasiswa di depan kantor bupati Takalar terkait rencana pengukuran lahan warga oleh pihak PTPN XIV.

TAKALAR, BKM — Puluhan warga dari Kecamatan Mangngarabombang (Marbo) didampingi sejumlah mahasiswa, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Takalar.
Mereka menentang rencana pengukuran tanah yang berada di Desa Laikang dan Desa Pattoppakang, Kecamatan Mangngarabombang yang diklaim tanah yang berada di dua desa tersebut adalah milik PTPN XIV.
Meski tidak berhasil menemui orang nomor satu di daerah ini, massa dari berbagai komponen meminta bupati Takalar melindungi hak-hak rakyat berupa tanah garapan di Desa Laikang dan Desa Pattoppakang.
”Kami minta bapak bupati Takalar untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi tanah rakyat yang akan diukur luasnya oleh PTPN yang dibekingi aparat TNI,” kata Alga koordinator aksi lapangan, Senin (7/9).
Aksi unjuk rasa yang diwarnai aksi pembakaran ban bekas tepat di jalan masuk kantor bupati Takalar mengakibatkan arus lalu lintas mengalami kemacetan sepanjang poros jalan Takalar.
Selain meminta bupati Takalar sebagai garda terdepan dalam melindungi hak rakyat di Desa Laikang dan Pattoppakang, pengunjuk rasa juga mengecam rencana PTPN untuk melakukan pengukuran. Sekaligus meminta BPN Takalar tidak melibatkan diri dalam permasalahan lahan di dua desa tersebut
” Kami tidak akan membiarkan tanah yang kini telah dimiliki oleh warga diambil oleh pihak PTPN,” kata demonstran lainnya.
Dalam orasi tersebut, diketahui ada kurang lebih 100 hektare yang akan dipatok dan diukur pihak PTPN Takalar. (ira/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.