Bisnis

724 Peserta di KC Makassar Mendaftar


Peserta BPJS Kesehatan Sambut Program Relaksasi Tunggakan Iuran

BKM/AMIRUDDIN NUR MEDIA GATHERING -- Deputi Direksi Wilayah Sulselbartramal, Hidayat Sumintapura (kanan) didampingi Kepala BPJS kesehatan KC Makassar, Greisthy EL Borotoding (tengah) dan perwakilan dari Klinik Azka Nadhifah, memberi pengarahan pada acara media gathering.

MAKASSAR, BKM — Program relaksasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang diberikan pemerintah, mendapat sambutan cukup antusias dari masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah peserta BPJS Kesehatan yang melakukan pendaftaran. Terutama melalui aplikasi mobile JKN.
”Untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Makassar, meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros, dan Kabupaten Pangkep, hingga 29 Agustus 2020, sebanyak 724 orang peserta telah mendaftar untuk ikut program relaksasi tunggakan iuran. Total tunggakan dari peserta mandiri ini sebesar Rp824 juta lebih. Mereka yang mendaftar kebanyakan melalui aplikasi mobile JKN yang jumlahnya mencapai 80 persen,” kata Kepala BPJS kesehatan KC Makassar, Greisthy EL Borotoding di sela acara media gathering bersama BPJS Kesehatan Kepwil Sulselbartramal dan KC Makassar, di Kampoeng Popsa, Rabu (9/9).
Greisthy mengharapkan kepada peserta yang mempunyai tunggakan di atas dari tujuh bulan untuk ikut serta dalam program relaksasi tunggakan iuran ini. Karena meski tunggakannya masih ada, namun peserta tersebut sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan baik di faskes tingkat pertama maupun lanjutan.
”Jadi peserta yang mempunyai tunggakan di atas tujuh bulan, ketika sudah mendaftar ikut program relaksasi baik melaui mobile JKN, SIPP maupun BPJS Call Centre 150040, mereka cukup membayar tunggakannya selama 6 bulan plus satu bulan berjalan. Adapun sisanya bisa dicicil hingga 31 Desember 2021,” jelas Greisthy seraya menambahkan, untuk pendaftaran program relaksasi ini hanya sampai 31 Desember 2020.
Sementara untuk Kedeputian Wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Maluku (Kepwil Sulselbartramal), hingga 31 Agustus 2020, jumlah peserta yang sudah mendaftar program relaksasi tunggakan iuran sebanyak 1.756 peserta dengan jumlah tunggakan Rp1,84 miliar.
Dari jumlah tersebut, seperti disampaikan Deputi Direksi Wilayah Sulselbartramal, Hidayat Sumintapura, mereka yang mendaftar melalui mobile JKN sebanyak 1.468 peserta dengan jumlah tunggakan Rp1,17 miliar, melalui SIPP 604 peserta dengan tunggakan sebesar Rp675 juta, dan melalui BPJS Care Centre 150040 sebanyak 13 peserta dengan jumlah tunggakan Rp25 juta.
Program relaksasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang ditawarkan pemerintah ini, menurut Hidayat Sumintapura, merupakan salah satu upaya membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Karena dengan program ini, peserta yang mempunyai tunggakan lebih dari tujuh bulan, mereka cukup membayar enam bulan plus satu bulan, maka kartu mereka sudah bisa langsung diaktifkan. Karena kalau nanti sakit baru mau membayar tunggakannya, itu akan dikenai denda.
Terkait pelaksanaan media gathering ini, Hidayat mengatakan, selain untuk menjalin silaturahmi dengan awak media, juga untuk memberikan informasi terkini Jaminan Kesehatan Nasionjal-Kartu Indonesia Sehat ( JKN-KIS).
”Terimakasih kepada teman-teman awak media atas bantuan dan kerjasamanya selama ini dalam memberikan informasi kepada masyarakat berkaitan dengan program JKN-KIS,” ujar Hidayat Sumintapura. (mir)

Komentar Anda





Comments
To Top
.