Kriminal

Dua Terduga Pelaku Penebasan Warga Majene Dibekuk di Makassar


MAKASSAR, BKM — Dua orang lelaki masing-masing bernama Santa (36) dan Tono (31), yang merupakan terduga pelaku penikaman terhadap warga Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), sementara mendekam di sel tahanan Mapolda Sulsel. Keduanya ditangkap tim Resmob Polda Sulsel di tempat persembuyiannya di Jalan Bonto Daeng Irate Makassar.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan, Santa dan Tono menurut informasi yang diterima pihaknya, keduanya terkuak merupakan terduga pelaku penikaman terhadap seorang warga Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
”Penangkapan keduanya dari hasil koordinasi Polda Sulbar ke Polda Sulsel. Disebutkan bahwa buronannya dalam tindak pidana penganiayaan berat diduga tengah bersembunyi di wilayah Makassar. Direktorat Kriminal Umum (Ditrikmum) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko langsung mengintruksikan tim Resmob untuk memback up Resmob Polda Sulbar untuk menyelidiki keberadaan pelaku,” jelas Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (10/9).
Dilanjutkan Ibrahim, proses penyidikan berbuah hasil. Terduga pelaku serta keberadaannya teridentifikasi Rabu (9/9). Sebuah rumah di Jalan Bonto Daeng Irate langsung dilakukan pengepungan.
”Dua orang terkuak pelaku berdasarkan identitas dan ciri-cirinya yang dikantongi masing-masing Tono dan Santa berhasil dibekuk. Tim Resmob Polda Sulsel langsung menggiring keduanya ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diperiksa. Menurut salah seorang pelaku, yakni Santa, dirinya mengakui perbuatannya bahwa betul dirinya yang menebas korban dengan menggunakan sebilah parang. Dari kejadian itu korban menderita luka sabetan pada bagian paha,” terang Kabid Humas.
Perwira tiga bunga melati di pundaknya ini menambahkan, aksi penganiayaan berat dilakukan Sante dipicu karena tak terima ditegur oleh korban.
”Kalau informasi yang kami terima dari Polda Sulbar, kejadian itu bermula pada hari Sabtu (5/9). Saat itu, korban dan pelaku bertemu di sebuah pesta di sana. Pertemuan keduanya. Korban menegur pelaku. Tapi belum diketahui nada apa yang dilontarkan korban sehingga pelaku tak menerima ditegur. Pelaku gelap mata hingga menebas paha korban. Pelaku Sante sendiri dalam kasus ini merupakan eksekutor, sementara Anto belum diketahui keterlibatannya. Keduanya akan menjalani pemeriksaan di Polda Sulbar,” tandas Kabid Humas Polda Sulsel. (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.