Kriminal

Beli Gawai Curian, Ayah dan Anaknya Dibekuk


DIAMANKAN -- Seorang ayah dan anaknya diamankan tim Resmob Polda Sulsel karena diduga menjadi penadah gawai curian.

MAKASSAR, BKM — Tim Resmob Polda Sulsel melakukan penyisiran di Jalan Bali setelah mengendus keberadaan terduga pelaku penadah handphone (HP) atau gawai curian. Dari hasil penyisiran, seorang pria paruh baya diamankan.
Dari tangannya diamankan pula barang bukti satu unit gawai handphone, selanjutnya pria paruh baya itu digelandang ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan.

Kepada polisi yang memeriksanya, pria itu menyebutkan identitasnya bernama Makmur Muhan berusia 58 tahun. Dia berdomisili di Jalan Manunggal 22 Kota Makassar. Dia menyebutkan, gawai yang digunakan sebelum disita itu ia peroleh dari pemberian anaknya bernama Indah Permata Sari berusia 23 tahun.

Setelah petugas kepolisian menginterogasi Makmur, selanjutnya meminta secara persuasif terhadap wanita bernama Indah dengan cara menghubunginya lewat telepon untuk segera datang ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk dimintai keterangannya terkait gawai yang diberikan kepada ayahnya yang sementara diamankan.

”Yang bersangkutan (Indah) tengah berada di Kabupaten Jeneponto. Usai dihubungi, tak lama berselang wanita yang bekerja di sebuah kafe di Jeneponto itu tiba di Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, yang dihubungi BKM, Selasa (15/9)
.
Menurut penuturan perempuan indah, lanjut Kombes Pol Didik Agung, ia mengaku bahwa gawai yang diberikan kepada ayahnya itu ia beli lewat media sosial Facebook dengan cara COD di tempat kerjanya.
”Dia (Indah) mengaku bahwa handphone merek Samsung J2 warna hitam itu sebelumnya ia beli lewat media sosial Facebook dengan cara COD di tempat kerjanya. Selanjutnya menyerahkan handphone itu ke ayahnya untuk digunakan berkomunikasi. Pasalnya, yang bersangkutan bekerja di sebuah kafe di Kabupaten Jeneponto,” terang Kombes Pol Didik mengutip keterangan terduga pelaku.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menambahkan, pengungkapan kasus penadahan gawai curian tersebut terungkap dari hasil koordinasi Polres Bulukumba ke Ditreskrimum Polda Sulsel.
”Jadi penangkapan terduga pelaku penadahan handphone curian melibatkan ayah dan anaknya, berdasarkan hasil koordinasi Polres Bulukumba ke Ditreskrimum Polda Sulsel untuk diback up melakukan penyelidikan terhadap buruannya yang diketahui dari hasil penyelidikan sedang berada di Makassar,” jelas Kabid Humas.
Direktur Ditreskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko langsung menurunkan tim Resmob Polda Sulsel untuk segera turun menindaki aduan Polres Bulukumba tersebut.

”Proses penyelidikan akhirnya berbuah hasil. Buruan Polres Bulukumba tersebut terendus tengah berada di Jalan Bali. Saat itulah, pelaku penadahan dan barang buktinya diamankan. Dia adalah ayah dan anaknya. Kini, keduanya diserahkan ke Polres Bulukumba untuk diproses hukum lebih lanjut,” tandas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.