Metro

Gubernur Usulkan Ranperda RTRW 2020-2024


ist SANKSI--Pemerintah Kecamatan Rappocini menjatuhkan sanksi push up dan menghafal tes Pancasila ke pengguna kendaraan yang didapati tidak memakai masker di sejumlah jalan di Kecamatan Rappocini, Senin (14/9), lalu.

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengusulkan pembentukan rancangan peraturan daerah (Ranperda) rencana tata ruang wilayah (RTRW) Sulawesi Selatan Tahun 2020-2040, ke DPRD Sulsel.

Nurdin mengatakan bahwa penataan ruang sebagai suatu sistem perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang merupakan satu kesatuan tidak terpisahkan antara satu dengan yang lain.
Sehingga Raperda ini menjadi salah satu rancangan yang sangat penting.
Penataan ruang yang didasarkan pada karakteristik, daya dukung dan daya tampung lingkungan serta didukung oleh teknologi yang sesuai akan meningkatkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan sistem dan subsistem.
Hal itu berarti akan dapat meningkatkan kualitas ruang yang ada, dikarenakan pengelolaan subsistem yang satu berpengaruh pada subsistem yang lain dan pada akhirnya dapat mempengaruhi sistem wilayah ruang nasional secara keseluruhan.
Pemanfaatan ruang merupakan kegiatan memanfaatkan sumber daya yang tersedia pada ruang, namun dinamika perubahan pemanfaatan ruang tidak selalu mengarah pada optimasi pemanfaatan sumber daya yang ada.
Hal ini terutama disebabkan oleh terus meningkatnya kebutuhan akan ruang sejalan dengan perkembangan kegiatan budi daya, sementara keberadaan ruang bersifat terbatas.
Nurdin menyebutkan, disadari bahwa dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, implementasi RTRW Provinsi Sulawesi Selatan tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan. Seringkali hambatan, batasan dan atau kendala yang diakibatkan oleh adanya faktor internal maupun faktor eksternal termasuk perubahan kebijakan terkait penataan ruang yang sangat dinamis kurun waktu lima tahun terakhir. Sehingga mengakibatkan adanya ketidaksesuaian dan atau simpangan antara rencana dengan kenyataan yang terjadi di lapangan.
“Faktor-faktor inilah yang menjadikan kegiatan peninjauan kembali menjadi suatu aktifitas yang sangat penting dilakukan dalam proses penataan ruang,” kata Nurdin Abdullah.
Oleh karena itu, dilakukan peninjauan kembali terhadap Perda Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 9 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2009-2029. Dan diajukan Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020-2040.
Kegiatan Revisi RTRW Provinsi Sulawesi Selatan ini merupakan suatu alternatif yang dapat menjadi solusi mengatasi berbagai persoalan yang ada di Sulawesi Selatan. Termasuk konflik antar masyarakat, juga untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan populasi penduduk di masa yang akan datang.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, maka secara umum ruang lingkup materi muatan Ranperda tentang RTRW Sulsel 2020-2040, meliputi: ketentuan umum; tujuan, kebijakan dan strategi penataan ruang; kewenangan penataan ruang; rencana struktur ruang; rencana pola ruang; penetapan kawasan strategis provinsi; arahan pemanfaatan ruang, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang; hak, kewajiban dan peran masyarakat; serta kelembagaan, penyidikan, dan sanksi.(nug)

Komentar Anda





Comments
To Top
.