Gojentakmapan

Kampung Rewako di Jenetallasa Gandeng Usaha Kecil


GOWA, BKM — Ada 18 Kampung Rewako di 18 kecamatan dikunjungi bupati Gowa secara bergilir. Kunjungan ini serangkaian sosialisasi Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan yang dalam waktu dekat akan diberlakukan resmi Pemkab Gowa.

Selain untuk sosialisasi Perda dimasa pandemi Covid-19 ini, bupati bersama Forkopimda Gowa lainnya juga berkunjungan untuk melihat secara langsung Kampung Rewako yang dibangun warga bersinergi dengan Polri dan TNI setempat.

Kunker bupati Gowa kali ini, Senin (14/9), adalah di Kampung Rewako Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga dan Desa Biringala, Kecamatan Barombong.

Kedatangan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio di Desa Jenetallasa menjadi berkah bagi masyarakat setempat.

Karena pada kehadiran orang nomor satu di Gowa itu tidak sekadar bersosialisasi wajib masker. Tapi juga menyalurkan beberapa bantuan, antara lain pemberian kartu tani, Ssembako 15 Kg dan bantuan bibit tanaman serta bantuan masker kepada masyarakat Kecamatan Pallangga.

Salah satu penerima kartu tani yakni Muhammad Daris Dg Lantara mengatakan kehadiran bupati bersama Forkopimda menjadi berkah bagi dirinya bersama petani lainnya. Karena selain bisa bertatap muka, juga mendapatkan kartu tani yang didalamnya akan mendapatkan subsidi pupuk dan itu sangat membantu.

Daris Dg Lantara mengaku sebagian besar masyarakat Pallangga khususnya di Jenetallasa hanya petani yang menggarap lahan di bawah dua hektare. Bahkan dirinya hanya menggarap 47 are yang menjadi pendapatan utamanya.

Setelah menjelaskan ketentuan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan, Adnan lalu meninjau kondisi Kampung Rewako Jenetallasa yang di dalamnya terdapat berbagai layanan publik yang bisa dinikmati masyarakat sekitar.
Selain klinik kesehatan, pembibitan tanaman dan budidaya ikan tawar, taman baca, bupati juga mendapati layanan tukang pangkas rambut.

Adnan pun mengapresiasi pelibatan usaha kecil dalam Kampung Rewako ini. Setidaknya menurut Adnan, masyarakat punya tempat untuk berkarya dan berbuat hal yang positif demi peningkatan ekonomi.
(sar)

Komentar Anda





Comments
To Top
.