Headline

Penyintas Covid-19 Patut Dibantu


MAKASSAR, BKM — Pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga telah menyalurkan berbagai jenis bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Mulai dari bantuan langsung tunai (BLT), bansos, hingga subsidi upah bagi pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta.
Namun, dari keseluruhan jenis bantuan tersebut, tidak ada satupun yang spesifik mengarah kepada para penyintas covid-19. Padahal mereka begitu merasakan dampak terinfeksi virus corona. Selain harus menjalani masa karantina ataupun isolasi dalam waktu yang tidak lama, mereka juga tak bisa melaksanakan aktivitas rutinitas keseharian. Terutama untuk bekerja mencari nafkah.
Belakangan mencuat wacana dan harapan agar pemerintah, baik pusat maupun daerah dapat mengalokasikan bantuan khusus bagi mereka yang pernah dinyatakan positif terpapar covid-19. Tentang persyaratan penerima, bisa diatur kemudian. Karena data para penyintas sudah tercatat di masing-masing gugus tugas.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar Ismail Hajiali, mengatakan sebuah ide bagus jika ada komunitas yang menjadi wadah bagi para penyintas covid untuk berkumpul. Komunitas yang menjadi perwakilan orang-orang yang pernah positif covid-19 itu nantinya bisa menyuarakan apa-apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan mereka.
“Misalnya mereka minta difasilitasi untuk tes swab gratis. Ataukah berharap ada program yang dibuat oleh pemerintah sebagai bentuk perhatian terhadap mereka. Bisa lewat komunitas tersebut,” ujar lelaki yang juga kepala Dinas Kominfo Kota Makassar ini.
Nantinya, lanjut Ismail, komunitas tersebut tidak menutup kemungkinan melakukan audiens ke pimpinan daerah untuk menyuarakan aspirasi dan harapannya.
Khusus bagi mereka yang pernah positif covid-19 namun sudah sembuh, namun ingin swab test lagi, saat ini Pemerintah Kota Makassar cukup massif melakukan tes. Khususnya di enam kecamatan dengan jumlah warga yang tercatat positif covid terbanyak.
“Saya kira bagi yang membutuhkan tes swab, momen itu bisa dimanfaatkan karena pemeriksaan dilakukan secara gratis,” imbuhnya.
Diakuinya, tidak sedikit warga yang berharap setelah sembuh (penyintas) covid tetap ada perhatian pemerintah, dalam hal ini Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel. Salah satunya swab test, karena mereka terkendala biaya yang cukup mahal.

Sudah Sepatutnya

Legislator Partai Nasdem Sulsel Arum Spink, mengapresiasi apa yang menjadi harapan para penyintas covid. “Memang sudah sepatutnya Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulsel juga memberikan perhatian tertentu bagi para penyintas. Kan datanya sudah ada. Tinggal dipantau. Tidak salah jika para penyintas diberi bantuan,” ujar wakil ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rabu (16/9).
Hal berbeda disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin. Ia mengemukakan, untuk bantuan khusus dari pemerintah bagi penyintas covid, tentu sangat sulit. Karena sekarang saja pemerintah masih terus menggelontorkan dana untuk mengatasi pandemi yang tengah berlangsung.
“Tetapi untuk bantuan swab test, silakan saja. Kan di beberapa rumah sakit sudah disediakan tes gratis. Contohnya di RS Unhas dan RS Dadi. Belum lagi PCR keliling yang dilakukan oleh pemprov, Pemkot Makassar dan Pemkab Soppeng,” jelas legislator Partai Gerindra Sulsel ini. (rhm-rif)

Komentar Anda





Comments
To Top
.