Gojentakmapan

Sejumlah Pangkalan LPG di Gowa Mengaku Jatah Dikurangi


GOWA, BKM — Pasokan gas LPG kemasan tabung 3 Kg untuk wilayah Kabupaten Gowa
kembali berkurang. Kurangnya pasokan tabung LPG isi 3 Kg ini membuat sejumlah pemilik pangkalan mengeluh.
Karena permintaan dari konsumen banyak sementara jatah yang mereka terima dikurangi. Hal ini dikeluhkan sejumlah pemilik pangkalan. Salah satu di antaranya adalah pangkalan gas LPG di Sungguminasa.

Selain pengurangan jatah, pendistribusian tabung gas elpiji 3 Kg ini juga tidak tepat waktu alias molor beberapa hari. Sehingga terkesan ada kelangkaan.

”Sudah berjalan lebih dua bulan ini jatah saya dikurangi dari agen. Biasanya saya dapat 100 tabung, tapi sekarang hanya 90 bahkan 80 tabung saja setiap pendistribusian,” kata Zainuddin, salah satu pemilik pangkalan di Sungguminasa.

Ditemui di pangkalannya, Selasa siang (15/9), Zainuddin mengaku dulu dia dijatah dua kali distribusi dalam seminggu. Kini sisa satu kali saja. Dan jumlah jatahnya pun dikurangi.
”Saya disuplai gas elpiji dari agen PT Nurani Jaya Abadi yang beralamat di Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu.
Saat ini, saya sudah sepuluh hari tidak diantarkan gas elpiji, mulai tanggal 5 sampai 15 September hari ini. Sementara warga yang sering ke pangkalan saya ini mengambil tabung isi ulang sudah gelisah. Sebab mereka sudah sangat butuh,” kata Zainuddin.

Kesulitan suplai tabung gas ini juga dirasakan Muhsin Alatas, pemilik pangkalan yang berada di wilayah dataran tinggi Gowa. Salah satunya di Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangang.

”Kalau pangkalan saya hanya dikirimkan dua kali dalam sebulan. Biasanya kalau saya menelepon agen langsung antarkan. Tapi sekarang tidak, sisa dua kali dalam sebulan,” kata Muhsin Alatas.

Ironisnya, jumlah jatahnya pun berkurang. Minimnya pasokan elpiji 3 Kg dari agen ke pangkalan telah berdampak pada harga ditingkat konsumen. Kalau awalnya hanya Rp20 ribu ditingkat pengecer, kini sudah mencapai Rp22 ribu per tabung.
Terkait kurangnya jatah pangkalan, pihak PT Nurani Jaya Abadi selaku agen LPG di Gowa, yakni Rahmat, mengaku tidak mengurangi jatah pangkalan.

Dia malah mengatakan jika permintaan gas LPG saat ini meningkat.

Tidak ada pengurangan jatah ke pangkalan. Hanya saja saat ini permintaan yang cukup banyak,” kata Rahmat.

Terpisah, SBM I Sulseltra Pertamina, Arif Rohman Khakim yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menegaskan, tidak ada pengurangan jatah atau kuota gas LPG 3 Kg untuk distributor atau agen di Gowa.

”Tidak ada pengurangan jatah. Pangkalan itu ambil dari agen mana, koordinasi dengan distributornya bagaimana, harus jelas,” kata Arif Rohman singkat melalui pesan WhatsAppnya. (sar)

Komentar Anda





Comments
To Top
.