Politik

Danny Ingin Target PAD Makassar 2 Triliun


Dilan Bakal Jadi Ancaman di Pilwali

IST BERSAMA--Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Mohamamd Ramdhan Pomanto-Hj Fatmawati Rusdi bersama para ketua RT didampingi Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo dan Ketua DPC Gerindra Erik Horas

MAKASSAR, BKM–Bakal calon wali kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto mengatakan dirinya satu-satunya kandidat yang menyinggung soal pendapatan asli daerah (PAD) dalam visi-misinya.
“Kenapa saya harus singgung PAD? Dari mana mau dapat uang kalau PAD tidak meningkat,”ujar Danny, Kamis (17/9).
Menurut Danny, PAD menjadi penting sebagai tolok ukur untuk menata sebuah kota. Ia pun menargetkan pendapatan 2 triliun bila terpilih kembali memimpin Kota Makassar.
“Kami target pendapatan akan naik lagi menjadi 2 triliun, itu sudah ada hitung-hitungannya,”tuturnya.
Di sisi lain, Danny menegaskan pemilih di Makaasar sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Masyarakat akan memilih yang punya visi-misi jelas, bukan yang menawarkan program besar namun tak bisa dijalankan.
Ibarat merancang mobil mewah tapi tidak punya tangki bensin, bagaimana mau jalan kalau begitu?” ungkapnya.
Sekadar diketahui, realisasi PAD Kota Makassar sebesar 1,30 triliun. Data tersebut berdasarkan laporan pemerintah Kota di hadapan Anggota DPRD Makaasar pada 4 Agustus 2020 lalu.
Untuk itu, para partai politik (parpol) koalisi pengusung pasangan Adama ini terus bergerak demi meraih kemenangan.
Empat parpol koalisi Adama kompak berbagi tugas untuk menyosialisasikan dukungannya kepada masyarakat.
Partai Nasdem, misalnya terus bergerak melakukan kerja-kerja pemenangan. Terbaru, mereka telah membentuk simpul-simpul pemenangan hingga tingkat RT/RW.
“Kita sudah merekrut relawan sampai tingkat RT/RW. Artinya relawan Nasdem untuk DP-Fatma saat ini sudah tersebar diseluruh RT/RW di Kota Makassar,”ujar Ketua DPD Partai Nasdem Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi.
Simpul-simpul relawan tersebut, kata Cicu, sapaan karibnya, akan turun langsung menyasar basis-basis pemilih. Bergerak secara simultan hingga akar rumput di lorong-lorong.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Makassar, Eric Horas mengaku kadernya juga telah bergerak hingga ke tingkat RT/RW. “Gerindra sudah bergerak sampai ke tahap kelurahan hingga RT/RW bersama kader-kader kami yang militan. Kita sudah membuat simpul-simpul basis di tiap kelurahan hingga TPS,” kata Eric.
Dua partai pendukung pasangan Danny-Fatma, yakni Partai Gelora dan PBB juga tak mau ketinggalan. Status sebagai partai pendukung tak mengurangi kesolidan kedua partai tersebut untuk memenangkan Danny-Fatma.
Partai Gelora melakukan konsolidasi struktural dengan menggerakkan komunitas Perempuan Gelora Makassar. Sementara itu, PBB segera memfinalisasi beberapa program untuk agenda pemenangan Adama’ di Makassar.
Ditempat terpisah, pasangan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), juga menjadikan kekuatan partai pengusung untuk memenangkan Dilan di 9 Desember mendatang.
Menurut Legislator Fraksi PKB Makassar, Imam Muzakkar mengatakan hingga saat ini dirinya bisa membuktikan bahwa Dilan sangat diperhitungkan di Pilwali 2020. Deng Ical dan Fadli dinilai kuat secara elektoral, karena kandidat lain akan merasa tersaingi dengan elektabilitas keduanya.
“Siapa di Makassar ini tidak kenal dengan somberenya Deng Ical, makanya kami akan berjuang mati-matian dalam memenangkan Dilan di Pilwali Makassar ini. Terlebih kemarin yah begitu banyak rintangannya yang ingin mengagalkan Dilan, ini artinya mereka ini sangat diperhitungkan di Pilwali,” ungkapnya, Kamis (17/9).
Terlebih lagi, jika nanti Dilan telah ditetapkan sebagai calon maka partai akan berjuang memenagkan pasangan tersebut. (jun-ita/rif)

Komentar Anda





Comments
To Top
.