Kriminal

Anak Terjaring Operasi, Ditahan, Ibu Ngamuk


MENGAMUK -- Seorang ibu yang terjaring operasi yustisi mengamuk karena anaknya ditahan dan didata.

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 25 orang pengendara sepeda motor terjaring operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan dari Satpol PP Kota Makassar, TNI, dan polisi,  Sabtu malam (19/9), di Jalan Andi Djemma.
Di antara 25 orang tersebut salah seorang anak bersama ibunya, tiba-tiba ibunya mengamuk dan meronta-ronta saat anaknya didata oleh tim gabungan saat berboncengan motor tanpa mengenakan masker dan helm melintas di Jalan Andi Djemma saat operasi berlangsung. Sehingga ibu dan anaknya ini dihentikan untuk dimintai keterangan.
Sejumlah polisi wanita (Polwan) mencoba menenangkan ibu tersebut. Tetapi ibu tersebut tetap meronta dan memaki petugas. Ibu tersebut terus mengomel dan tidak menerima perlakuan petugas yang menurutnya berlebihan.
Tetapi, petugas tetap berusaha secara persuasif menenangkan ibu yang mengamuk. Setelah anaknya didata, ibu tersebut bersama anaknya akhirnya meninggalkan lokasi operasi. Sementara tim gabungan kembali melanjutkan operasi yustisi ke sejumlah kafe yang ramai dikunjungi.
Kabid Operasi Satpol PP Kota Makassar, Pagar Alam, mengemukakan, sejumlah pengendara motor yang ditahan karena tidak menggunakan masker dan kemudian didata serta diberikan sanksi push up dan diberikan nasihat baru dipulangkan.
Operasi ini akan terus dilaksanakan hingga masyarakat Makassar patuh dalam melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah. (jul) 

Komentar Anda





Comments
To Top
.