Kriminal

Kejati Sulsel Optimis Raih Predikat WBBM


MAKASSAR, BKM — Ruang pelayanan masyarakat, ruang informasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dan ruang pelayanan hukum yang berada di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, menjadi tempat yang dikunjungi Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB, Djufri Rahman, pada Kamis (17/9).
Kunjungan yang dilakukan Djufri Rahman untuk melakukan penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang ditargetkan bisa diraih Kejati Sulsel. Apalagi, penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) telah berhasil diraih pada 2019.
Djufri pun memberikan apresiasi atas inovasi yang hadir di Kejati Sulsel dengan menghadirkan sarana Podcast Ewako Adhiyaksa serta Posko aduan masalah investasi.
”Ini semua sudah cukup bagus,” sambutnya.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar, menyampaikan optimismenya mampu meraih predikat WBBM tahun 2020 dengan nilai sempurna. Persiapannya semakin ditingkatkan dengan perencanaan yang matang dan telah dibuat. Termasuk reformasi birokrasi yang bertujuan memacu agar pegawai kejaksaan menjadi ASN unggul terus diupayakan.
”Tentu saya sangat optimis WBBM dapat kami raih dengan melihat sarana penunjang WBBM dan penilaian pak Deputi sudah sangat baik. Ewako WBBM menjadi simbol komitmen bersama di Kejati Sulsel,” katanya.
Indikator WBBM yang tertuang dalam enam indikator area perubahan, kata jaksa utama berpangkat dua bintang itu, menjadi pedoman paling efektif. Dia pun bersyukur semua pegawai begitu komitmen dan antusias menjalankan pedoman tersebut.
”Secara filosofis telah ditanamkan Tri Krama Adhyaksa. Dimana, kami tahu dasar filosofis itu juga terjabarkan dalam enam indikator perubahan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak optimistis. Kejati Sulsel harus mampu meraih predikat WBBM tahun ini,” tegasnya. (arf)

Komentar Anda





Comments
To Top
.