Metro

Pemkot Sanksi 23 Pelanggar Protokol Kesehatan


Puluhan Warga Terjaring Razia

BKM/CHAIRIL SAMPAH--Sampah yang ada di pesisir pantai di areal Center Point of Indonesia (CoI) menumpuk. Olehnya itu, sejumlah petugas kebersihan dari GMTD dan Pemkot Makassar melakukan pembersihan sampah tersebut agar bibir pantai kembali bersih.

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar gencar melakukan penegakan Perwali Nomor 51 tahun 2020 dengan melakukan razia penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Hal ini sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19.

Razia kembali dilakukan pada Sabtu (19/9) malam hingga Minggu dinihari di seputaran Jalan Riburane, Nusantara, dan Sulawesi.
Kasatpol PP Makassar, Iman Hud, menjelaskan, tim yustisi penegakan Perwali Nomot 51 Tahun 2020 terdiri dari berbagai stakeholder terkait. Mulai dari TNI/Polri, satpol PP, babinsa, binmas, damkar, BPBD, dishub, dinkes, linmas.Dari hasil razia tersebut, terjaring sebanyak 23 yang ditemukan tidak menggunakan masker.
Para pelanggar perwali tersebut selanjutnya diberikan sanksi. Sebanyak enam orang menyediakan masker masing-masing 10 lembar. Sementara 17 pelanggar lainnya diberikan sanksi sosial berupa push up dan membersihkan.

Di tempat terpisah, di anjungan pantai Losari sebanyak sembilan orang ditemukan melanggar protokol kesehatah dengan tidak mengenakan masker.
“Para pelanggar tersebut tentu saja diberikan sanksi. Satu orang membeli masker sebanyak 10 lembar, sementara delapan orang diberikan sanksi sosial,” ungkap Imam.
Dia menjelaskan, menjalankan protokol kesehatan sudah merupakan kewajiban yang harus dipatuhi warga saat ini agar bisa terhindar dari covid-19.
Sehingga, dia memandang sudah perlu dibuatkan sebuah peraturan daerah (perda) yang mengatur persoalan tersebut agar lebih nyata aturan pelaksanaannya.
“Kalau bisa DPRD gunakan hak inisiatif buat perda protokol kesehatan, agar lebih nyata aturan pelaksanaannya. Kalau hanya minta jawabannya pasti dua ji, ditolak atau diterima permintaannya. Petugas juga safety dalam yustisi protokol kesehatan,” pungkasnya. (rhm)

Komentar Anda





Comments
To Top
.