Metro

Tinjau Penampungan Air PDAM


int HM yunus int Mario David

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di intake PDAM Makassar, akhir pekan lalu. Tinjauan yang dilakukan Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan itu terkait keluhan masyarakat mengenai persediaan air bersih dan program PDAM Makassar selama 2020.
Sekertaris Komisi B DPRD Makassar, HM Yunus, mengatakan, berdasarkan hasil kunjungan dewan di intake PDAM memang ada penurunan debit air di penampungan. Ia meminta masyarakat agar memahami masalah ini karena permasalahan yang terjadi memang dari sumber mata air, bukan dari pihak PDAM Makassar.
“Keluhan masyarakat sudah kami sampaikan langsung, tapi setelah kami tinjau kondisinya airnya memang berkurang dan kondisi memang agak sulit,” ungkapnya.
Selain itu, legislator dari Fraksi Hanura Makassar ini hanya meminta PDAM untuk melakukan komunikasi dengan pihak bendugan Bili-bili untuk meminta agar pintu air dibuka jika persediaan air masih ada. Sehingga ada suplai air yang bisa dialiri pihak PDAM Makassar ke para pelanggan.
“Harus ada upaya yang dilakukan kalau seperti itu. Makanya kita minta PDAM melakukan kordinasi dengan bendungan Bili-bili untuk suplai airnya,”jelasnya.

Adapun lokasi yang dikunjungi yaitu intake Moncongloe dan intake Nipanipa. Hal ini dilakukan Komisi DPRD Makassar untuk mengecek langsung kesiapan PDAM dalam menghadapi musim kemarau yang biasa membuat masyarakat kekurangan air bersih. Hasilnya Makassar terancam bakal kekurangan air bersih.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David, menambahkan, persediaan air PDAM Makassar di dua sumber persediaan air sudah berada di dasar sehingga masyarakat diminta untuk menghemat penggunaan air bersih, memaksakannyapun akan sulit dilakukan.
Tidak hanya itu, legislator Fraksi Nasdem Makassar ini juga menjelaskan, dari hasil pantauan memang debit air di sana sudah mencapai 35 cm dari sungai yang ada. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih.”Kami hanya bisa bilang bahwa masyarakat sudah harus menghemat penggunaan air di rumah, jika menemukan air yang tidak mengalir diberitahukan ke PDAM agar disuplai airnya dengan tangki,”ucapnya.(ita)

Komentar Anda





Comments
To Top
.