Metro

94.239 UMKM Telah Mendapatkan Modal Kerja


MAKASSAR, BKM–Pemerintah pusat melalui Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) telah meluncurkan bantuan modal kerja untuk pelaku UMKM pada Agustus lalu. Bantuan tersebut sebanyak Rp2.4 juta dikucurkan ke rekening penerima melalui perbankan.
Namun untuk mendapatkan bantuan ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon penerima. Antara lain, pengusaha mikro tidak sedang menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan. Pelaku usaha merupakan WNI, mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, serta tidak terdaftar sebagai ASN, TNI/Polri, Pegawai BUMN/BUMD.
Kepala Dinas Koperasi Sulsel, Malik Faisal, mengatakan, pelaku UMKM di Sulsel yang sudah mendapatkan transferan tercatat sebanyak 94.239. Sementara data yang telah dikirim ke Menkop RI sebanyak 319.671 pengusaha UMKM.
“Data yang dikirim dari Dinas Provinsi di himpun dari Dinas Koperasi UKM Kab/kota. Datanya pasti lebih akurat karena Sumber data dari lembaga yang menangani UKM di Kab/kota,” ucap Malik Faisal.
Dijelaskan Malik Faisal, kuota keseluruhan secara nasional yang disiapkan pemerintah sebanyak 12 juta. Tidak ada kuota untuk masing-masing provinsi.
Dikonfirmasi terkait bantuan yang diberikan langsung oleh Pemprov Sulsel, kata Malik Faisal, hingga kini ia masih fokus memaksimalkan program bantuan bagi pelaku usaha mikro dari Kemenkop UKM RI dengan mengirim sebanyak-banyaknya Data Usaha Mikro.
Diketahui, Pemprov Sulsel telah mengalokasikan anggaran untuk untuk recovery atau penanganan dampak ekonomi sebanyak Rp157.1 miliar. Anggaran ini diperuntukan bagi stimulus modal pelaku UMKM, insentif pengurangan pajak dan pembebasan pajak, insentif perpanjangan waktu dan bergulir.
Untuk informasi, bantuan UMKM ini diwacanakan akan diperpanjang hingga awal tahun 2021.Rencana ini dilakukan menyusul dengan adanya tambahan pagu baru yang diterima oleh Kemenkop UKM.(nug)

Komentar Anda





Comments
To Top
.