Metro

Nurdin Optimis Ekonomi Sulsel Tumbuh Positif


BKM/CHAIRIL EVALUASI--Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rudy Djamaluddin memberikan keterangan terkait evaluasi pelaksanaan operasi yustisi Perwali No 51 dan 53 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jalan Timah, Senin (21/9).

MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyebutkan, kalau puncak pandemi covid-19 di Sulsel telah berlalu. Nurdin bahkan optimis pertumbuhan ekonomi Sulsel pada kuartal III akan tumbuh positif.

Selain hal tersebut. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerintahan pusat juga telah mengeluarkan kebijakan yakni Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan menganggarkan Rp695,2 triliun. Anggaran tersebut berlaku secara nasional untuk membangkitkan perekonomian nasional yang terpuruk pada Kuartal I dan II akibat pandemi virus corona atau covid-19.
Nurdin mengatakan, semua sektor di Sulsel saat ini sudah mulai bergerak meskipun tidak maksimal.”Saya optimistis kuartal ketiga terjadi sebuah perubahan ke arah yang lebih baik, terutama pertumbuhan ekonomi,” kata Nurdin.
Nurdin menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Sulsel tetap tumbuh positif lantaran didorong berbagai sektor. Diantaranya pertanian, informasi dan komunikasi, dan jasa pendidikan.
Diketahui pada triwulan II, pertumbuhan ekonomi secara nasional, hanya dua dari 34 provinsi yang mengalami pertumbuhan positif, yaitu Provinsi Papua dan Papua Barat. Untuk Sulawesi Selatan, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2020 mengalami kontraksi sebesar -3,87 persen.
Berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan II 2020 (y-on-y), sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 0,73 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 0,55 persen.
Sentra-sentra produksi terus berjalan, demikian juga dengan jadwal tanam berjalan dengan baik. Sehingga diprediksi produksi pertanian terus naik. Pemulihan ekonomi Sulsel juga mulai terlihat dari aktivitas ekspor.
Khusus untuk Makassar sebagai ibu kota provinsi, sebut Nurdin, Pemprov Sulsel bekerja sama dengan Perbankan, seperti BNI dan Bank Sulsel, untuk bisa mensupport UMKM yang jumlahnya ribuan.
Mantan Bupati Bantaeng ini tidak menyebutkan angka pasti pertumbuhan ekonomi Sulsel pada kuartal III mendatang, tapi menurutnya Sulsel sendiri punya anggaran khusus untuk pemulihan ekonomi, dan itu dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti yang pada Dinas Koperasi dan UMKM, yang disinergikan tentunya dengan APBN dan APBD.
“Yang penting lagi sekarang, kita terus lakukan kemudahan dalam perizinan. Pokoknya kita support penuh PEN dengan berbagai kebijakan yang kita berikan, kewenangan di pemerintah daerah, baik Pemprov dan Pemkab/kota,” sebutnya.(nug)

Komentar Anda





Comments
To Top
.