Kriminal

Pengakuan Tiga dari Tujuh Terduga Pelaku


MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian mengungkap peranan tujuh kawanan terduga pelaku rudapaksa atau pemerkosaan terhadap seorang gadis remaja yang sebelumnya mereka cekoki minuman keras (Miras).
”Dari mereka tujuh orang yang diamankan itu, tiga dari mereka mengaku jika dirinya betul saja setubuhi korban. Sementara tiga lainnya mereka betul saja bersama rekannya yang lain. Namun ketiganya berada di kamar sebelah, dimana sebelumnya mereka buka dua kamar,” beber Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rahman melalui Kasi Humas Bripka Ahmad Halim, Senin (21/9).
Dikatakan Bripka Ahmad Halim, saat kawanan terduga pelaku berada di kamar sebuah hotel di wilayah Kecamatan Panakkukang, mereka membooking dua kamar, yaitu kamar 101 dan 103.
”Ketika mereka tiba di hotel, mereka membooking dua kamar, yaitu kamar 101 dan 103. Saat mereka sudah booking, korban (EA) dalam kondisi sempoyongan akibat mabuk berat kemudian terbaring di kamar 101 dan ditemani pria AF. Tak lama berselang, AF membuka pakaiannya karena katanya kepanasan. Tak lama kemudian, AF menyetubuhi korban dalam kondisi mabuk,” kata Bripka Halim mengutip pengakuan terduga pelaku AF.
Usai AF menyetubuhi paksa korban, selanjutnya rekan AF yakni MF juga masuk ke dalam kamar 101. Dari pengakuan MF, jika dirinya saat masuk kamar melihat korban terbaring dan celananya melorot sampai ke lutut.
”Ketika MF melihat area terlarang korban, MF langsung saja merudapaksa korban. Begitu pun pengakuan pria NA. Ia juga merudapaksa korban ketika masuk dalam kamar 101 saat melihat area terlarang (korban dalam kondisi bugil). Saat itu juga NA merudapaksa korban. Alasan kedua terduga pelaku MF dan NA merenggut kehormatan korban karena dirinya disuruh perempuan SW,” terang Bripka Halim mengutip lagi pengakuan kedua terduga pelaku.
Menurut korban (EA), kata Bripka Halim, saat dirinya dirudapaksa oleh tiga orang terduga pelaku, dirinya sempat melakukan perlawanan. Namun kondisinya sempoyongan akibat pengaruh minuman keras yang sebelumnya dicekokinya.
”Korban sempat melakukan perlawanan. Namun kondisi korban sempoyongan. Begitu korban dalam kondisi membaik melihat ketiga orang terduga pelaku berada di depan pintu saat lampu kamar menyala yang selanjutnya terduga pelaku dengan cepat mengenakan pakaiannya lalu keluar dari kamar. Kasus ini masih terus dalam pengusutan untuk diketahui peranan mereka terduga pelaku,” terang Bripka Ahmad Halim. (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.