Sulselbar

Warga Burake Demo Tuntut Bagi Hasil Tetribusi


MAKALE, BKM — Masyarakat Buntu Burake menggelar unjukrasa di Gedung DPRD Tana Toraja menuntut empat poin kepada Pemkab Tator, Senin (21/9).
Selain bagi hasil retribusi obyek wisata religi Burake, juga pemetaan atau pengukuran kebun milik masyarakat sesuai kesepakatan Pemda dengan masyarakat 14 September 2017 lalu.
Pengelolaan obyek wisata diserahkan kepada warga Burake, serta pemberdayaan masyarakat Buntu Burake.
Korlap aksi Frans Tato Kala Padang dalam orasinya menyoroti sikap Pemkab yang lalai kesepakatan sebelumnya dengan masyarakat setempat utamanya OPD teknis Dinas Pariwisata, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Menurut Frans, warga Burake kecewn dengan janji Pemkab apalagi setelah di pos retribusi tidak lagi melibatkan warga setempat, membuat orang lain bebas keluar masuk dari sore hingga malam hari sehingga membuat masyarakat tidak nyaman sebab sudah terjadi pencurian.
Demo warga Burake merupakan akumulasi kekecewaan dipendam selama ini. Bila tidak ditindaklanjuti jangan salahkan bila warga menutup objek sebab sebagian wilayah kawasan tanah warga.
Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Yohanis Lintin Paembongan, didampingi Stepanus Maluangan, Kristian Lambe, Andareas Tadan, dan Yakobus Tonglolangi, menerima aspirasi janji tuntutan warga segera ditindaklanjuti ke OPD terkait melalui rapat dengar pendapat.
”Wisata religi Burake harusnya membawa kesejukan sehingga warga disekitarnya turut menikmati, bukan jadi penonton sebab hak warga tidak boleh diabaikan,” singkat Yohanis. (gus/C)

Komentar Anda





Comments
To Top
.