Sulselbar

Seragam Sekolah Gratis Mulai Dibagikan


BANTAENG, BKM — Pengadaan perlengkapan sekolah gratis sebagai salah satu program pokok Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng kini mulai dibagikan. Perlengkapan dibagikan di sekolah khususnya SD melalui guru ke peserta didik tanpa melibatkan orang tua murid.
Sehingga umumnya masyarakat tidak tahu jika ini bagian dari realisasi program pokok Bupati dan Wabup. Lurah Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Tompo, dalam pertemuan Pokja di Kampung KB setempat, Selasa (22/9) mengakui beberapa sekolah yang dikunjungi, rerata murid yang menerima langsung bantuan tersebut dari guru.
Seharusnya, orang tua dilibatkan oleh pihak sekolah tentang program Bupati dan Wabup dalam hal perlengkapan sekolah gratis. Pihak sekolah juga harus menyampaikan apa-apa saja komponen gratis melalui program tersebut. Karena tidak semua perlengkapan sekolah ditanggung Pemkab.
Dia menjelaskan ada beberapa komponen yang tidak ditanggung seperti pakaian olahraga dan seragam batik. Ini perlu disosialisasikan agar masyarakat tidak salah paham. Sekolah harus menyampaikan bahwa perlengkapan sekolah gratis adalah murid baru setiap tahun ajaran baru.
Untuk menghindari miskomuikasi, diperlukan pelibatan Lurah dan Kades atau setidaknya membangun komunikasi yang apik hingga tingkat kabupaten.
Sejauh ini sudah terbentuk enam kelompok menjahit di Bonto Sunggu. “Pembagian seragam sekolah tak hanya sebatas mengurangi beban orang tua tapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan kelompok menjahit” imbuhnya.
Beberapa waktu sebelumnya, Santoso (Kepala SMN 1 Bantaeng) dan Hasnah Sahadat (Kepela SD Inpres Tappanjeng), mengatakan, pihaknya menyampaikan kepada orang tua siswa tentang program seragam sekolah gratis ini. (wam/C)

Komentar Anda





Comments
To Top
.