Gojentakmapan

Langgar Prokes, Warga Maros Bakal Didenda Rp50 Juta


MAROS, BKM — Tidak lama lagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akan mengesahkan Perda Protokol Kesehatan (Prokes). Di dalam Perda tersebut akan diatur sanksi terkait pelaku pelanggaran protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.
Adapun sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan selama masa pandemi ini, yaitu sanksi beratnya akan didenda Sekitar Rp50 juta, dan sanksi ringan berupa penonaktifan nomor KTP.
Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir, menjelaskan, sejauh ini DPRD Maros telah menggodok Perda Prokes terkait Covid-19. Penggodokan Perda ini telah dilakukan sejak dua bulan terakhir. Rencananya, Perda ini akan ditetapkan satu bulan ke depan.
”Kita sementara pembahasan Perda Protokol Kesehatan sesuai pandemi Covid. Beberapa hal yang diatur di dalam Perda tersebut di antaranya adalah soal sanksi terhadap masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Termasuk di antaranya mengumpulkan orang banyak,” ujarnya kepada wartawan.
Dia mengatakan, dibuatnya Perda ini nantinya akan mengatur lebih rinci perihal operasional terkait Prokes. Beberapa waktu lalu, kata dia, DPRD melibatkan masyarakar dan Forkopimda Maros untuk menentukan sanksi-sanksi yang cocok untuk penerapan Prokes di tengah masyarakat.
”Saran dan masukan sudah masuk semua. Bahkan, sudah dua hari kita rapat terkait pembahasan sanksinya. Ada sanksi ringan, sedang, dan berat. Terus sanksi ringan itu terkait administrasi, seperti KTP dibekukan, dan denda Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Yah, mudah-mudahan bisa kita selesaikan bulan depan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kesehatan, Syarif, menambahkan, Kabupaten Maros memang sudah membutuhkan Perda penanganan Prokes. Dia menjelaskan, sejauh ini masih banyak masyarakat yang abai mengenakan masker dan menjalankan Prokes.
”Kami sudah ikut beberapa kali rapat pembahasan Perda tersebut. Dan memang kita sudah membutuhkan Perda. Ini juga merujuk kepada perintah pimpinan pusat untuk semua daerah,” ujarnya. (ari/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.