Metro

Heran Pemkot Fokus Kerjakan Proyek


int Mario David

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar membeberkan jika sebagian besar anggaran pemerintah Kota Makassar di APBD-Perubahan lebih banyak ditambah untuk melaksanakan proyek besar. Padahal, masih ada masalah lain yang perlu diselesaikan yakni membuka lapangan kerja di masa pandemi covid-19.
Seperti diketahui tim TPAD Kota Makassar menggangarkan proyek pendesterian sebesar Rp127 miliar, renovasi Losari sekitar Rp20 miliar, dan pengadaan mobil konverter sampah juga sebesar Rp20 miliar.
Menurut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Mario David, Pemkot Makassar lebih banyak fokus melakukan proyek besar. Padahal anggaran yang dianggarakan tahun ini diharapkan dimasukkan ke dalam proyek padat karya yang bisa menyerap tenaga kerja dan bidang kesehatan.
“Kita heran kenapa prioritas anggaran yang diusulkan TPAD semua proyek yang luar biasa besar.Padahal rakyat kita kelaparan, kita harus urus perut rakyat dulu, kerja rakyat dulu,” ungkapnya, Sabtu (26/9).
Olehnya itu, jelas Mario David, Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar memberi deadline ke pemerintah kota sampai 30 September untuk merampungkan draft APBD Perubahan. Banggar sejatinya menginginkan anggaran sebesar itu untuk optimalisasi UMKM dan padat karya yang diyakini mampu menyerap tenaga kerja.
“Kita perlu beberkan ini, kenapa bisa semua anggaran pusatnya di fisik seperti pembangunan.Saya tidak mengerti jalan pikiran pemerintah kota. Saya bilang nggak benar ini pemkot. Rakyat kelaparan ngapain ngurus proyek fisik,” tuturnya.(ita)

Komentar Anda





Comments
To Top
.