Headline

Pelayanan KB Tetap Berjalan di Tengah Pandemi


IST SENAM SAJOJO-Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Andi Ritamariani bersama jajaran dan mitra ambil bagian dalam senam sajojo pada rangkaian peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, Jumat (25/9).

MAKASSAR, BKM — Pandemi covid-19 tak menghalangi pelayanan keluarga berencana (KB). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulsel tetap memberikan pelayanan kontrasepsi kepada para akseptor.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Andi Ritamariani mengakui, bahwa pandemi yang tengah berlangsung saat ini membawa dampak terhadap pelayanan. Walau begitu, dia menyebut jumlahnya tidak signifikan.
”Kita bekerja sama dengan para mitra dalam pelayanan KB kepada masyarakat. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan covid-19,” ujar Andi Rita kepada wartawan di kantornya usai peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, Jumat (25/).
Menurutnya, di awal pandemi ini muncul, terjadi penurunan kepesertaan ber-KB. Salah satu penyebabnya karena banyak fasilitas kesehatan yang tutup. Walau turunnya tidak signifikan, namun pihaknya tidak berpangku tangan.
Dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) beberapa waktu lalu, dicanangkan pelayanan sejuta akseptor KB. Hasilnya, Sulsel melampaui target hingga mencapai 102 persen.
Selain itu, ada pula target dalam rangka Hari Kesehatan Nasional. Kegiatan dengan memanfaatkan momentum serta segmentasi wilayah telah mampu mendorong peningkatan pelayanan.
Dalam kesempatan itu, Andi Rita yang didampingi Sekretaris BKKBN Sulsel Faisal Fahmi, menegaskan bahwa selama ini masyarakat beranggapan bahwa pihaknya hanya mengurusi sebatas kontrasepsi saja. Padahal, kontrasepsi hanya sebagian kecil. Karena tugas BKKBN meliputi seluruh siklus hidup manusia, sejak dalam kandungan hingga lanjut usia.
Seiring perkembangan zaman, BKKBN juga telah melakukan sejumlah perubahan mengikuti generasi saat ini. Seperti perubahan logo, perubahan tagline dari Dua Anak Cukup menjadi Dua Anak Lebih Sehat (Dahsat) dan Berencana Itu Keren.
Selain itu, Program KKBPK kini menjadi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Perubahan Kampung KB menjadi Kampung Keluarga Berkualitas. Tugas PKB/PLKB juga berubah. Selain menyuluh, mereka juga dapat membantu distribusi obat KP.
Sebagai rangkaian Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN Perwakilan Sulsel turut ambil bagian dalam senam sajojo bersama mitra. Seperti IBI, PKK, Persit Kartika Chandra Kirana, dan pengurus IPeKB Sulsel. (*/rus)

Komentar Anda





Comments
To Top
.