Kriminal

Lokasi Tawuran Kelompok di Kandea 3 Minta Ditutup


BKM/JULDAM MINTA DITUTUP -- Puluhan warga Jalan Kandea 3 saat mendatangi kantor Balaikota Makassar. Mereka meminta perbatasan Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo di Jalan Kandea 3 segera ditutup.

MAKASSAR, BKM — Puluhan warga Kecamatan Bontoala yang berdomisili di Jalan Kandea 3, Senin siang (28/9), mendatangi kantor Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani. Kedatangan warga ke Kantor balaikota untuk memberikan orasi meminta perbatasan antara wilayah Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo di Jalan Kandea 3 segera ditutup.
Alasan warga meminta penutupan, karena jalur tersebut sering menjadi pemicu aksi tawuran kelompok. Sehingga sering terjadi ada yang korban terkena busur nyasar. Seperti tawuran kelompok di Jalan Kandea 3 pada Sabtu malam (26/9). Dimana, salah seorang warga bernama Akbar, menjadi korban kena busur nyasar.
Rahmatia (62), mertua almarhum Akbar (42) yang tewas akibat terkena busur nyasar di dadanya pada Sabtu malam (26/9), meminta kalau tidak ditutup, dapat mengancam nyawa mereka.
”Mati kita pak. Rumah dibakar, barang dibuang turun ke kanal. Maka dari itu, lebih bagus memang kalau ditutup pak,” ujarnya.
Ditambahkan, tawuran yang terjadi Sabtu malam itu tergolong sadis. Selain membakar rumah warga akibat lemparan bom molotov, juga bisa terjadi korban.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edi Supriadi Idrus, menyikapi aksi warga ke kantor Balaikota Mamaasar yang meminta agar jalur antara wilayah Polsek Bontoala dan Polsek Tallo ditutup.
”Kita harus berkoorsinasi dengan Pemerintah Kota Makassar,” singkatnya. (jul) 

Komentar Anda





Comments
To Top
.