Headline

Putri Pariwisata yang Didapuk Urusi Millenial


Model Cantik Usia 20 Tahun Jadi Jubir Paslon Bupati/Wabup

BULUKUMBA, BKM — Kian banyak perempuan yang kini merambah dunia politik. Khususnya menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Mereka bergabung dengan pasangan calon (paslon), baik sebagai tim sukses maupun juru bicara (jubir).

DI Kabupaten Bulukumba, nama Nadya Oktaviani Bahar kini menjadi buah bibir. Gadis cantik yang baru berusia 20 tahun itu menjadi bagian dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau. Ia didapuk selaku jubir dengan tanggung jawab pada isu kepariwisataan dan millenial di Bumi Panrita Lopi.
Memang, dalam memilih jubir, pasangan bertagline terus mengabdi ini menerapkan pertimbangan pada sejumlah aspek. Utamanya dalam sisi keilmuan. Hal tersebut dimaksudkan agar program dan visi misi mereka bisa tersampaikan dengan baik ke masyarakat Bulukumba.
Nadya menjadi bagian dari tujuh jubir yang ditunjuk pasangan yang lebih akrab dengan sebutan Kacamatayya. Gadis berparas cantik ini merupakan sulung dari empat bersaudara, buah hati pasangan Baharuddin Djafar (almarhum) dan Nurhayati.

Sebelum masuk ke ranah politik, Nadya yang lahir di Bulukumba, 15 Oktober 1999 ini pernah mencatatkan diri sebagai Putri Pariwisata Bulukumba di tahun 2018. Selama ini ia juga telah banyak melakukan pendampingan pada isu-isu tentang kepariwisataan. Tak dimungkiri, perannya dalam dua tahun terakhir, mampu memberi dampak positif pada pertumbuhan wisata di Bulukumba.
Gadis anggun berlesung pipi itu mengungkap alasannya bergabung di barisan pengabdian Kacamatayya. Ia memercayai bahwa keterwakilan segala aspriasi generasi muda Bulukumba ada pada pasangan Tomy Satria Yulianto dan H Andi Makkasau. Apa yang mereka harapkan dapat terealisasi melalui program-program kepemudaan, yang terukur dan realistis untuk dijalankan.
“Karena paslon yang baik dan tahu persis permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan menawarkan solusi untuk mengatasinya, hanya ada di Tomy Satria dan H Andi Makkasau,” katanya memberi argumen.
Millenial Bulukumba, menurut alumni S1 UIN Alauddin Makassar jurusan ilmu hukum ini, adalah pemilih yang cerdas. Cerdas untuk menilai, siapa yang lebih dibutuhkan Bulukumba.
“Saya yakin kepemimpinan Tomy Satria Yulianto yang cerdas dan berjiwa muda adalah sosok yang dibutuhkan Bulukumba dan layak untuk melanjutkan pengabdian,” terangnya.
Pasangan Kacamatayya, kata Nadya, adalah dua sosok laki-laki yang selama ini telah lama mengabdi di Bulukumba. Tomy Satria yang menjabat sebagai wakil bupati sebelumnya, adalah sosok pemimpin merakyat dan ‘sombere’.
“Saya sebagai jubir mewakili millenial untuk mengomunikasikan program-program kepemudaan ke depannya yang disusun oleh paslon Kacamatayya terkait generasi millenial, utamanya pada sektor pariwisata,” jelasnya. (min/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.