Headline

Baju Polwan Pemberian Kapolda Dipakai Tiga Hari


Kisah Nurhidayah Kartini, Bocah Perempuan Penderita Leukimia

IST SERAGAM POLWAN-Nurhidayah, bocah usia enam tahun yang menderita leukimia digendong ibunya sambil mengenakan baju polwan yang diberikan oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam.

SENGKANG, BKM — Setiap orangtua pasti menginginkan buah hatinya sehat dan punya tumbuh kembang yang optimal sesuai usianya. Tidak terkecuali dengan pasangan suami istri Usman Umar dan Rita, warga Jalan Andi Paranrengi, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Akankah itu mereka dapatkan?

PUTRI ketiga pasutri ini bernama Nurhidayah Kartini. Oleh medis, ia divonis menderita penyakit leukimia alias kanker darah.
Walau begitu, di kekinian Nurhidayah tetap menjalani hari-harinya seperti biasa. Bermain layaknya anak-anak seumurannya.
Sebagai ayah, Umar sebenarnya telah berupaya semampunya agar anaknya bisa sembuh. Pengobatan media serta alternatif telah ia tempuh.
Usahanya tidak sia-sia. Setelah berobat pada salah satu rumah sakit di Makassar, Nurhidayah dinyatakan sembuh dari penyakitnya.
Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Di usia enam tahun, penyakit yang sama kembali muncul.
”Waktu itu sempat dirawat di Rumah Sakit Wahidin, Makassar. Anak saya dinyatakan sembuh. Tapi tidak lama kemudian, penyakitnya muncul lagi,” tutur Rita, ibunda Nurhidayah yang berbicara melalui sambungan telepon selular, Minggu (3/10).
Diakuinya, kondisi Nurhidayah saat ini semakin membaik. ”Dia beraktivitas seperti anak sehat lainnya. Bermain dengan anak-anak tetangga. Hanya saja kepalanya botak sekarang. Tapi kalau dilihat sepintas, tidak sakit apa-apa,” tambahnya.
Walau menderita sakit, Nurhidayah masih tetap punya harapan yang besar. Ia pun punya cita-cita kelak jika sudah dewasa hendak menjadi seorang polisi wanita (polwan). Dirinya bahkan ingin sekali mengenakan baju polwan.
Gayung pun bersambut. Tanpa disangka-sangka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam bersama Ketua Bhayangkari Shanty Merdisyam menyempatkan diri mengunjungi rumah Rita beberapa waktu lalu. Keduanya bertemu langsung dengan Nurhidayah.
”Mungkin doanya diijabah oleh Tuhan. Apa yang menjadi keingginannya terkabul. Pak Kapolda dan istri berkunjung ke rumah kami dan memberikan bantuan,” ungkap Rita.
Dalam pertemuan itu, kapolda menyerahkan hadiah istimewa untuk Nurhidayah. Sepasang seragam dinas polwan untuk ukuran anak-anak. Bahkan, kapolda langsung memasangkannya ke badan Nurhidayah. Lengkap dengan topinya.
”Syukur Alhamdulillah, keinginan anak saya betul-betul tercapai. Pak Kapolda memberinya seragam polwan dan memakaikannya. Karena senangnya, dia (Nurhidayah) memakainya selama tiga hari berturut-turut. Tidak mau diganti,” jelas Rita. Atas perhatian kapolda dan istri, Rita dan suami menyampaikan terima kasihnya.
Selama anaknya menderita sakit, pengobatannya dilakukan dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Rita, Usman serta keluarga lainnya berharap ada keajaiban dari Allah Swt sehingga Nurdhidayah bisa mendapat kesembuhan seperti sediakala. Walau, hingga saat ini bantuan dari pemerintah setempat belum pernah diperolehnya. (ono/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.