Gojentakmapan

Hari ini, Lima Pimpinan OPD Jalani Sidang Hak Angket


Noor Zaelan: Ketidakhadiran Terperiksa Rugikan Bupati

TAKALAR, BKM — DPRD Takalar melalui panitia hak angket terus bergerak melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran Bupati Takalar, H Syamsari Kitta. Guna melengkapi dokumen dan bukti bukti pelanggaran Bupati Takalar selama tiga tahun terakhir, panitia hak angket yang diketuai H Andi Noor Zaelan telah memanggil lima pimpinan OPD untuk menjalani sidang perdana hak angket.
”Kami sudah melayangkan panggilan kepada lima pimpinan OPD lingkup Pemkab Takalar untuk menghadiri sidang hak angket. Agenda ini merupakan bagian pengumpulan data dan bukti dugaan pelanggaran bupati Takalar,” kata Juru Bicara Hak Angket DPRD Takalar, H Nurdin HS, Jumat (9/10).
Sidang hak angket yang diagendakan hari ini, Senin (12/10), selain akan mendudukkan lima OPD sebagai pihak terperiksa, panitia hak angket juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian resort (Polres) Takalar sebagai langkah mengantisipasi mangkirnya pihak terperiksa dalam sidang hak angket.
”Kami meminta pihak terperiksa untuk kooperatif mengikuti dan menghadiri agenda sidang hak angket. Karena berdasarkan aturan, jemput paksa wajib dilakukan jika mangkir selama dua kali pemanggilan,” jelas H Nurdin HS.
Sementara itu, legislator PDIPerjuangan yang juga Ketua Panitia Hak Angket, H Andi Noor Zaelan, mengatakan, potensi pemakzulan bupati Takalar sangat terbuka dilakukan, jika dalam agenda sidang hak angket pihak terperiksa memilih mangkir.
”Ketidakhadiran mereka (eksekutif) dalam sidang hak angket tentu merugikan posisi bupati Takalar. Karena kami bisa saja menyimpulkan bahwa mereka tidak mau hadir untuk membeberkan pelanggaran bupati Takalar dan pemakzulan pun sangat berpotensi dilakukan,” jelas Andi Noor Zaelan.
Lima OPD yang diperhadapkan di kursi hak angket, yakni Badan Pengembangan Kepegawaian SDM (BPKSDM), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Bagian Tata Pemerintahan, Dinas Sosial PMD, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar. Adapun materi sidang yang akan dilakukan pada hari ini adalah dugaan korupsi penggunaan anggaran Covid-19. (ira/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.