Kriminal

Polisi Gulung Lima Komplotan Perampok Minimarket


MAKASSAR, BKM — Tim Resmob Polsek Panakkukang menggulung lima orang komplotan perampok sasaran minimarket yang pernah beraksi di wilayah hukumnya. Komplotan ini juga diketahui pernah beraksi di wilayah hukum Polres Gowa.
Dalam catatan hitam kepolisian, tiga dari kelimanya merupakan residivis dalam kasus pencurian. Bahkan, salah satu dari ketiga residivis tersebut baru saja bebas karena mendapat asimilasi. Namun berulah lagi. Kini, kembali meringkuk di balik jeruji bersama lima orang rekannya.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, kelima komplotan pelaku sebelumnya pernah beraksi di sebuah minimarket di wilayah Panakkukang. Dari aduan pihak minimarket hingga tim Resmob Polsek Panakkukang turun menyelidiki pelaku.
”Hasil penyelidikan, tim Resmob berhasil mengindentifikasi pelaku. Mereka berjumlah lebih dari lima orang. Persembunyian pelaku juga diketahui. Tanpa menunggu waktu lama, tim Resmob bergerak ke Kabupaten Gowa pada Sabtu (10/10). Sebuah rumah di sana dikepung. Hasilnya, mereka lima komplotan pelaku berhasil dibekuk. Satu rekannya dalam perburuan,” jelas Iptu Iqbal Usman.
Dia melanjutkan, selain mengamankan kelimanya. Barang bukti yang digunakan saat beraksi serta barang bukti yang digasak berhasil diamankan berupa tiga unit motor, dua batang panah (busur), lengkap dengan alat pelontarnya, satu bilah parang, dua bilah badik dan satu buah linggis.
”Mereka dan barang buktinya berhasil diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Dari penuturan pelaku, mereka mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan aksi pencurian di sebuah minimarket di wilayah Panakkukang dan di Kabupaten Gowa. Disebutkan pelaku bahwa saat beraksi, mereka menggasak rokok dan barang berharga lainya serta sejumlah kendaraan motor yang terparkir di lokasi tersebut dibawa kabur,” beber Iptu Iqbal Usman, Minggu (11/10).
Perwira Polisi dua balok di pundaknya ini menyebutkan inisial identitas kelima pelaku masing-masing Y (21), F (21), E (19), S (18), dan M (18). ”Mereka komplotan pelaku menjalani proses penyelidikan dan pengembangan dalam kasusnya. Satu rekannya masih buron,” pungkas Kanit Reskrim. (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.