Gojentakmapan

Semen Tonasa Raih Penghargaan SMK3


RAIH PENGHARGAAN -- PT Semen Tonasa diwakili Kepala Unit Sistem Manajemen, Susi Sudarsih bersama jajarannya saat menerima penghargaan SMK3 yang dilaksanakan secarta virtual di ruang rapat Sismen lantai 5 kantor pusat PT Semen Tonasa.

PANGKEP, BKM — Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kerja dengan baik, mengantarkan PT Semen Tonasa berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker RI).
Penghargaan SMK3 ini dilaksanakan secara virtual dimasa pandemi Covid-19. Kegiatan penyerahan penghargaan ini dilaksanakan secara virtual via zoom meeting. PT Semen Tonasa diwakili Kepala Unit Sistem Manajemen, Susi Sudarsih bersama jajarannya bertempat di ruang rapat Sismen lantai 5 kantor pusat PT Semen Tonasa, Kamis (6/10). Penghargaan K3 merupakan agenda tahunan Kemnaker RI yang bertujuan meningkatkan pelaksanaan K3 kepada perusahaan, pemerintah daerah, pekerja, dan berbagai pihak yang terkait dalam penerapan K3.
Penghargaan ini meliputi penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan SMK3, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja, dan penghargaan pembina K3 untuk gubernur.
Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Ida Fauziyah, dalam sambutannya memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Karena atas limpahan rahmatnya masih diberi kesehatan serta bisa hadir dalam acara penyerahan penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja K3 tahun 2020 dengan situasi berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Ida Fuziah, kunci kelangsungan usaha dan kesejahteraan pekerja adalah jika tercipta produktivitas kerja yang tinggi. Produktivitas akan terwujud jika syarat kelayakan dan keselamatan kerja di tempat kerja dapat dipenuhi. Dengan demikian, kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat dihindari.
Hal tersebut sejalan dengan mandat dari SDGs yang hendak dicapai pemerintah. Yakni pengentasan segala bentuk kemiskinan sebagai tujuan pertama dan mempromosikan pekerjaan yang layak, pentingnya penegakan disiplin norma K3 pada dunia usaha di saat pandemi Covid-19.
Penegakan norma K3 menjadi sangat penting, karena akan menjaga kelangsungan usaha. Sekaligus menjaga keselamatan pekerja di tempat kerja.
”Terkait dengan itu, belum lama ini saya telah menandatangani keputusan Menteri Tenaga Kerja nomor 13 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan perencanaan keberlangsungan usaha dalam menghadapi pandemi penyakit dan keputusan tersebut agar dapat dijadikan sebagai pedoman semua perusahaan,” kata Ida Fauziah.
Dengan demikian, recovery ekonomi dari dampak pandemi bisa terus dilakukan. Penganugerahan dan penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja pada hari ini adalah salah satu agenda tahunan dalam rangka terus mengampanyekan K3. Penghargaan ini diberikan kepada pihak-pihak yang telah berhasil menerapkan K3, baik yang kategori nihil kecelakaan, sistem manajemen K3 pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di tempat kerja maupun kategori Pembina K3.
”Acara yang kita lakukan pada hari ini berupa penghargaan upaya tersebut sudah memperlihatkan hasil. Dimana, perusahaan yang mempertahankan zero accident setiap tahunnya mengalami peningkatan. Karena pada tahun 2019 misalnya, terdapat 1.052 perusahaan penerima penghargaan zero accident, tahun 2020 jumlahnya meningkat sebanyak 1.237. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 12,4 persen,” tambahnya.
Kepala Unit Sistem Manajemen Semen Tonasa, Susi Sudarsih, mengatakan, sertifikat SMK3 atau Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ini diberikan kepada perusahaan yang menerapkan sistem ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.
PT Semen Tonasa di Assesment pada bulan Maret Tahun 2020. Namun adanya pandemi Covid-19 ini, penyerahannya baru bisa dilakukan pada Oktober ini. Sertifikat Sistem Manajemen K3 itu sendiri berlaku 3 tahun.
”PT Semen Tonasa selalu konsisten dalam penerapan Sistem Manajemen K3. Dan kami selalu memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam SMK3 tersebut. Sehingga hasil assesment menetapkan bahwa PT Semen Tonasa berhak atas penghargaan Sistem Manajemen K3 ini,” urainya.
Sementara itu, Kepala Unit Humas Semen Tonasa, Said Chalik sangat mengapreasi atas pencapaian perusahaan atas penghargaan ini. SMK3 di tempat kerja bukan hanya penting dari sisi pekerja saja, tetapi juga penting bagi sisi perusahaan. Dimana, akan memberikan dampak kepada perusahaan.
Salah satu upaya peningkatan kualitas K3 di lingkungan kerja adalah dengan terus membudayakan K3 dan kerjasama semua pihak dalam menyelenggarakan Sistem Manajemen K3 dengan konsisten oleh semua pihak.Said mengakui jika K3 saat ini menjadi perhatian khusus seluruh perusahaan. Terlebih perusahaan BUMN seperti PT Semen Tonasa. Karena saat ini, K3 merupakan syarat sebuah kelanjutan perusahaan untuk terus bertahan. (mir)

Komentar Anda





Comments
To Top
.