Headline

Terpapar Covid, Peserta SKB Ujian Pakai APD


MAKASSAR, BKM — Hari terakhir pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) Pemkot Makassar berlangsung di Gedung Olah Raga Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Minggu (11/10). Ada hal menarik pada pelaksanaan ujian ini.
Saat sesi dua berlangsung pukul 12.00 Wita, seorang peserta SKB mengikuti ujian dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Tempat ujiannya pun terpisah dari peserta lain.
Peserta berjenis kelamin laki-laki tersebut mengikuti proses SKB di sebuah ruangan tertutup. Ia ditunggui seorang yang mengenakan baju petugas kesehatan bermasker.
Bukan tanpa alasan yang bersangkutan menggunakan APD dan terisolasi dari peserta lain dalam mengikuti proses SKB. Ia sedang terpapar virus corona, dan tengah menjalani proses isolasi di salah satu hotel yang disiapkan tim gugus tugas covid-19.
Namun karena proses SKB tidak bisa ditunda dan diwakili, setelah berkoordinasi dengan tim gugus covid-19, yang bersangkutan pun diantar untuk ikut tes dengan mengikuti prosedur ketat.
Pelaksana Tugas (lt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar Basri Rakhman, membenarkan hal itu.
“Dia diantar oleh dokter dari tim gugus tugas, lalu mengikuti seleksi di ruang khusus. Diisolasi. Satu orang, laki-laki. Ikuti tes sekitar pukul 12.00,” ungkapnya saat dihubungi BKM, Minggu (11/10).
Dia mengatakan, aturannya proses SKB tidak bisa diwakili. Jadi peserta tersebut harus ikut.
Namun, ujar Basri, selama mengikuti seleksi, tak ada masalah yang terjadi. Yang bersangkutan mengerjakan tugas dengan lancar. Kondisinya juga cukup fit.
“Yang jelas, sebelum mengikuti seleksi, harus ada rekomendasi dari tim gugus covid, dan dikawal oleh tim gugus. Disiapkan ruangan khusus. Pakai APK untuk menghindati penularan. Ujian yang diikuti berlangsung lancar karena terlihat fisiknya cukup kuat,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, hingga sesi II kemarin, jumlah peserta SKB sekitar 1300-an orang. Yang tidak ikut ujian sekitar 10 orang.
Pengamanan ekstra ketat diterapkan Pemerintah Kota Makassar dalam pelaksanaan ujian. Seluruh pihak dilibatkan untuk menghindari adanya indikasi tindak kecurangan. Selain itu, panitia juga memperketat pengamanan penerapan protokol kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Berdasarkan data BKPSDM Kota Makassar, ada 1.346 peserta yang akan mengikuti SKB. Namun hanya 1.302 peserta yang akan mengikuti seleksi di Unhas. Selebihnya ujian di lokasi pilihan masing-masing.
Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Makassar Kadir Masri, mengatakan peserta SKB wajib mengenakan masker. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan alat cuci tangan dan memastikan jarak antarpeserta minimal 1 meter.
“Sebelum masuk kita juga ukur suhu tubuhnya. Kalau lewat dari 37 derajat celcius itu nanti akan ditempatkan di ruang terpisah untuk ujian,” tandasnya. (rhm/rus)

Komentar Anda





Comments
To Top
.