Kriminal

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengrusakan Pos Polantas


MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian menguber pelaku pengrusakan pos polisi di bawah jembatan flyover dengan cara dibakar. Selain pos Polantas, massa yang menolak pengesahan Omnibus Law juga merusak videotron depan kantor gubernur Sulsel, kendaraan serta fasilitas umum.
”Wajah pelaku pengrusakan di pos Polantas di bawah jembatan fly over sudah diketahui. Tim Reskrim masih melakukan perburuan,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (12/10).
Sebelumnya, petugas kepolisian mengamankan 250 orang peserta aksi tolak Omnibus Law di belasan titik lokasi. Di antara mereka yang diamankan, dilakukan rapid tes. Hasil rapid tes dari ratusan orang tersebut, ada 30 orang reaktif. Mereka diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara.
”Betul ada ratusan yang diduga peserta aksi tolak Omnibus Law berujung anarkis yang diamankan. Mereka yang jumlahnya 137 orang diserahkan ke Satuan Binmas dan Intel untuk diberi pembinaan. Sementara ratusan orang lainnya telah dipulangkan,” kata Kabid Humas.
Perwira tiga bunga melati di pundaknya ini melanjutkan, untuk pelaku pengrusakan di kantor Mapolsek Rappocini, ada enam orang pelaku yang telah diperiksa. Kini mereka telah berstatus tersangka.
”Yang enam orang pelaku pengrusakan di Polsek Rappocini setelah diperiksa, mereka telah berstatus tersangka dan masih menjalani sidik lanjut,” kata Kabid Humas. (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.