Gojentakmapan

Semen Tonasa FEB Unhas Berkolaborasi


KERJASAMA -- Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan dan Dekan FEB Unhas Makassar, Abd Rahman Kadir, menunjukkan naskah kerjasama yang telah ditandatangani kedua belah pihak.

PANGKEP, BKM — PT Semen Tonasa bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) Makassar berkolaborasi terkait penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan dengan Dekan FEB Unhas Makassar, Abd Rahman Kadir, di lantai 6 kantor pusat PT Semen Tonasa, Kabupaten Pangkep, pekan lalu.
Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Keuangan, Ginarko Isnubroto, GM Komunikasi & Hukum, Ferry Djufry, GM SDM, Subiyanto, eselon II lingkup PT Semen Tonasa, dan rombongan dari FEB Unhas. Bertindak sebagai moderator SM Humas & Sekretariat, Andi Muhammad Said Chalik.
Subhan selaku Dirut PT Semen Tonasa saat menerima rombongan, mengungkapkan, trend saat ini pemerintah akan membangun konglomerasi yang sangat kuat antara dunia pendidikan dan institusi bisnis. Apalagi, Dikti (pendidikan tinggi) merilis kebijakan rekacipta ruang kolaborasi antara industri, institusi, pendidikan, media, masyarakat dan lembaga lainnya.
Meski saat ini sering didengungkan adalah adanya link and match antara institusi pendidikan dan institusi bisnis, tapi mungkin belum berjalan optimal. Sehingga perlu ada sebuah naungan lembaga untuk mensinergikan dan mengkoneksikan apa yang menjadi kebutuhannya.
Lanjut Subhan mengatakan, perusahaan besar di luar negeri kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan telah berlangsung sejak lama. Berdasarkan rilis WEF, bahwa tahun 2022 akan terjadi perubahan kebutuhan skill di dunia kerja. Dimana yang akan growing up adalah skill yang berkaitan dengan analitical.
Masih dari data WEF, skill dan pekerjaan yang sifatnya manual akan hilang dan digantikan dengan teknologi. Diharapkan, institusi pendidikan bisa lebih melakukan peningkatan kompetensi lulusannya, baik technical skill maupun softskill. Sehingga bisa match dengan dunia pendidikan.
Subhan menyarankan agar mahasiswa ditahun dan semester akhir bisa dibekali potensial softskill untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, sehingga lebih siap masuk ke dunia kerja.
”PT Semen Tonasa sangat membuka diri terhadap berbagai riset, penelitian maupun program magang dari pihak institusi pendidikan. Sehingga dapat meningkatkan value bagi kedua belah pihak,” ujar Subhan.
Sementara itu, Dekan FEB Unhas Makassar, Abd Rahman Kadir, mengungkapkan, tantangan perguruan tinggi ke depan, selain menjaga mutu pendidikan, juga menilai seberapa jauh mampu bekerja sama dengan industri.
Salah satu KPI Dekan FEB Unhas adalah seberapa banyak mampu bekerja sama dengan BUMN. Tidak hanya dalam bentuk magang, tapi juga dalam bentuk mengajar sebagai dosen. Perguruan tinggi mengaku kesulitan dalam memenuhi permintaan menteri pendidikan agar dosen di perguruan tinggi 40 persen berasal dari praktisi pendidikan.
FEB Unhas Makassar mengharapkan terciptanya visi perguruan tinggi dengan melibatkan akademisi, dosen, mahasiswa, dan juga alumni serta terjalinnya kerjasama Penelitian Berbasis Industri dan Komunitas serta Partnership Entrepreneurship dan Enterprise.
Selain program magang, ia mengharapkan kerjasama terkait peningkatan kapasitas infrastruktur belajar mengajar, joint research, dan beasiswa di FEB Unhas bagi mitra CSR PT Semen Tonasa. (mir)

Komentar Anda





Comments
To Top
.