Gojentakmapan

Ratusan Pengendara Disanksi


Hari Pertama Perda Wajib Masker

IST PENEGAKAN PERDA -- Suasana operasi penegakan Perda Wajib Masker yang dilakukan Satpol PP Pemkab Gowa, Selasa pagi (13/10).

GOWA, BKM — Ratusan pengendara kendaraan terjaring di hari pertama pemberlakuan Perda No 2 tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan, Senin (12/10). Para pelanggar itu mencapai sekitar 100 pelanggar yang terakumulasi dari aktivitas tim operasi yustisi ditingkat kabupaten dan kecamatan.

Kasat Pol PP Gowa, Alimuddin Tiro, saat dikonfirmasi BKM, Selasa (13/10), mengatakan, dari laporan para personel Satpol PP yang tersebar di kecamatan, terdata sekitar seratusan pelanggar. Termasuk di Kecamatan Somba Opu sebanyak 12 pelanggar.

”Tadi pagi setelah kita apel jam 08.00 Wita, kita langsung lakukan operasi yustisi. Dan khusus di wilayah Somba Opu, terjaring 12 pelanggar dan dari kecamatan juga masuk dan secara total berkisar 100-an pelanggar dihari pertama pemberlakuan Perda Wajib Masker ini,” kata Alimuddin Tiro.

Dikatakan, meski Perda telah mulai diberlakukan, namun edukasi ke masyarakat tetap jalan. Edukasi ini, kata Kasat Pol PP, tetap dilakukan sambil menunggu kesiapan kelengkapan pelaksanaan penegakan Perda di lapangan. Kesiapan yang dimaksud itu adalah koordinasi dengan berbagai pihak seperti Bagian Hukum Setkab Gowa, Dinas Kesehatan, Badan Pendapatan Daerah serta Kejaksaan Negeri Gowa.

”Kesiapan itu antara lain SK untuk para pihak yang akan dilibatkan dalam penegakan perda ini termasuk juga pengadaan blanko pembayaran sanksi denda administrasi. Akan dibayar kemana denda itu dan siapa penanggungjawabnya,” jelasnya.

Untuk jenis denda, sanksi sosial itu berupa push up, membersihkan sampah dan lain-lain. Sedangkan sanksi administrasi berupa denda uang dengan kategori denda untuk masyarakat umum yang melanggar didenda Rp100 ribu, ASN Rp150 ribu, kalangan pelaku usaha Rp200 ribu dan disertai pencabutan izin usaha bila tetap melanggar ketentuan teguran awal.

”Alhamdulillah, mulai kemarin kami bekerja. Dan kesiapan personel yang kami turunkan 200 orang dalam satu hari. Termasuk Satpol Dik yang ada di kecamatan. Operasi dilakukan mulai pagi, sore dan malam hari. Insya Allah dalam waktu dekat bila kesiapan telah lengkap, mungkin minggu ini tuntas, kita akan mulai optimalkan penegakan,” tambahnya. (sar)

Komentar Anda





Comments
To Top
.