Metro

DPRD Masih Tunda Pembahasan RPH


int Eric Horas int Aswar

MAKASSAR, BKM–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar memutuskan untuk menunda pembahasan mengenai status Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Kota Makassar.
Menurut Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Makassar, Eric Horas, penundaan pembahasan diputuskan karena hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin untuk menyurat terkait kelanjutan pembahasan RPH tersebut. Padahal ada urgensi pembenahan RPH yang secepatnya harus diputuskan di tahun 2020.
“Dari hasil keputusan memang kita tunda dulu, karena tidak ada sikap resmi dari pak wali untuk melanjutkan pembahasan ini. Karena ada tenggat waktu yang diberikan oleh pusat untuk pembebasan lahan RPH tahun ini, kalau tidak diselesaikan bisa-bisa dana yang di pusat bisa dibatalkan,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar, Kamis (15/10).

Lanjut legislator Fraksi Gerindra Makassar ini bahwa, sebelumnya telah disiapkan anggaran di APBD Pokok untuk pembebasan lahan sebesar Rp12 miliar.”Sebenarnya sudah diputuskan bahwa statusnya sebagai perusda tetap dipertahankan, pembekuan perusahaan, hingga pengalihan menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2), tapi ini kendalanya soal pembebasan lahan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Makasaar, Azwar menambahkan, belum ada komunikasi atau kesepakatan untuk kembali membahas kelanjutan RPH. Beberapa pendapat mengenai RPH juga dinilai perlu diubah mulai dari tingkat produktivitas dan pelayanan yang berjalan tidak begitu baik, menjadi alasan kuat untuk PD tersebut ditiadakan.
“Harus menunggu surat permohonan masuk terlebih dulu, lalu pembahasan kembali dilanjutkan. Kita ingin memberikan kesempatan kepada direksi untuk melakukan pembenahan, apalagi sudah ada campur tangan dari provinsi dan pusat,” bebernya.
Saat ini pembenahan dan revitalisasi RPH terus dilakukan, bahkan telah menjadi program strategis pemerintah provinsi bersama pemerintah kota, sehingga prospek ke depan bagi Perusda tersebut masih dianggap cukup menjanjikan. (ita)

Komentar Anda





Comments
To Top
.