Metro

Dukcapil Batasi Antrean Pemohon KTP-el


int Aryati Puspasari Abady

MAKASSAR,BKM–Dinas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Makassar harus membatasi antrean pemohon kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), di masa pandemi covid-19 ini.
Banyaknya masyarakat yang ingin mengurus KTP-el harus dibarengi penerapan protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak dan pakai masker.
Bahkan, pembatasan pemohon KTP-el di Kantor Disdukcapil dan Balai Kota Makassar masih dibatasi. Maksimal 25 orang yang berada di dalam ruangan untuk mengambil KTP-el.
Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, menjelaskan, bahwa hal itu perlu dilakukan mengingat saat ini pandemi covid-19 masih melanda. Apalagi, peristiwa membludaknya pemohon yang datang juga harus diantisipasi.
“Kami memang harus batasi, jadi yang sudah terlayani satu orang, masuk lagi satu orang, jadi tidak berkerumun,” ungkap Puspa saat dihubungi, kemarin.
Puspa menambahkan, pengambilan nomor antrian tetap dilakukan melalui via website Disdukcapil Makassar. Sementara perekaman tetap dilakukan secara terbatas di kecamatan sesuai domisili warga masing-masing.
Pihaknya juga tetap mengimbau warga yang mengurus e-KTP untuk tetap menerapkan prokes. Sebagaimana yang tertuang dalam Perwali 51 dan 53 mengenai penerapan prokes yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
“Kita selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tetap jaga jarak, pakai masker, dan antri karena tetap kami layani. Tapi kita harus batasi orang yang masuk dalam ruangan,” pungkasnya. (rhm)

Komentar Anda





Comments
To Top
.