Headline

Pemprov akan Lelang 28 Randis


MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan melakukan lelang kendaraan dinas (randis). Rencananya, sebanyak 28 randis ini akan ditawarkan kepada yang berminat, karena kondisinya dianggap sudah tidak layak untuk dioperasikan. Kendaraan tersebut terdiri dari tujuh unit mobil dan 21 sepeda motor.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel Muhammad Rasyid, mengatakan tahapan lelang saat ini sementara diproses. Pemprov akan melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar untuk melakukan lelang ini.
“Sementara berproses ini. Nanti kita juga akan serahkan ke KPKNL untuk lelang kendaraan dinas,” kata Rasyid.
Sebelum memasuki tahapan lelang, akan ada beberapa proses yang didahului. Misalnya pemeriksaan fisik dan kelengkapan administrasi kendaraan.
Tahapan itu dilakukan oleh tim KPKNL. Pemeriksaan fisik kendaraan oleh KPKNL dilakukan di kantor gubernur.
Hasil evaluasi dan penilaian atas kondisi fisik kendaraan akan menjadi acuan dalam menentukan nilai limit harga jual kendaraan lelang tersebut. Harga randis yang dilelang pun bisa bervariasi. Salah satunya bergantung dari usia kendaraan.
Kebijakan penghapusan aset melalui mekanisme lelang sendiri sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19/2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Tujuannya untuk optimalisasi pemanfaatan aset. Dari hasil lelang ini juga diharapkan bisa menambah pemasukan kas daerah.
Sebelumnya, Pemprov Sulsel sudah melakukan lelang puluhan randis sejak 2019 lalu. Pada tahap pertama pelaksanaannya, berhasil dilelang sebanyak 13 unit kendaraan roda dua dan empat pada tanggal April lalu. Saat lelang tersebut, Pemprov Sulsel menerima tambahan kas daerah sebesar Rp807.300.000.
Selanjutnya pada tahap kedua lelang randis, Pemprov Sulsel mengajukan 95 randis berupa sepeda motor dan mobil untuk dilelang pada Desember tahun 2019 lalu. Namun hanya 69 unit yang berhasil dijual, sementara sisanya tanpa peminat.
Dari hasil lelang itu, Pemprov Sulsel berhasil meraup pemasukan kas daerah senilai Rp1,138 miliar. Dengan rincian, untuk 22 randis roda empat senilai Rp987,42 juta dan 47 unit roda dua dengan total Rp159,6 juta. (nug)

Komentar Anda





Comments
To Top
.