Headline

Raih Prestasi dengan Strategi dan Kerja Nyata


Ketua KPU Toraja Utara Boony Freedom Pangandaran

RANTEPAO, BKM — Ada yang ‘istimewa’ dari tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara. Mereka berhasil masuk lima besar nasional tercepat dalam penyelesaian coklit (pencocokan dan penelitian) data pemilih.

DI bawah kepemimpinan Bonny Freedom Pangandara selaku ketua, KPU Torut juga telah menyelesaikan daftar pemilih tetap (DPT) pilkada tahun ini, yakni sebanyak 163.497 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 82.780 pemilih laki-laki, dan 80.717 pemilih perempuan. Tersebar di 21 kecamatan, 151 kelurahan dan lembang (desa), serta 546 TPS.
Apa yang dicapai hingga tahapan pilkada saat ini, diakui Bonny tidak lain karena semua komisioner KPU Toraja Utara dan perangkat kerja lainnya, seperti petugas pemutahiran data pemilih (PPDP) disiplin dan tepat waktu dalam menyelesaikan target.
”Di tingkat nasional, Toraja Utara masuk lima besar nasional tercepat coklit dari 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak tahun 2020. Keberhasilan tersebut sukses kita bersama,” ujar Bonny.
Alumni Universitas Tadulako ini menerangkan, pencapaian KPU Toraja Utara terwujud karena didasari prinsip kerja serta manajemen yang baik, sehingga dapat menyelesaikan coklit tepat waktu. Kata dia, tulus berbakti menjadi inspirasi komisioner KPU di daerah ini. Khususnya dalam memberikan pelayanan publik, tanpa mengurangi semangat mengabdi dan berkarya.
Menurutnya, hidup bersama di tengah kemajemukan harus saling menghormati dan menghargai. Untuk mencapai sukses hendaknya didasari kerja keras yang membutuhkan strategi dengan kerja nyata, serta progress tepat sasaran dan terukur.
”Menjadikan KPU Toraja Utara besar dan terdepan, tugas kita bersama dengan memperbaiki segala kekurangan. Termasuk mengubah mindset serta bangun komunikasi, dan koordinasi yang cair demi mencari persamaan persepsi,” tandasnya.
Komisioner KPU, lanjut Bonny, hendaknya profesional bekerja. Utamanya dalam menjaga netralitas, sehingga meskipun silih berganti tekanan politik tidak menciutkan nyali sebagai penyelenggara pemilu.
”Tugas KPU berat. Namun dengan dilandasi niat tulus bekerja, semua tugas bisa terlaksana,” pungkas Bonny. (gus/c)

Biodata

Nama: Bonny Freedom Pangandaran
Istri: Yanti Rammang Pa’arrang
Pernah bekerja di SMAKER YPKT dan JILC Rantepao
Alumni Universitas Tadulako dan SMA 1 Sanggalangi

Komentar Anda





Comments
To Top
.