Headline

Bocah Malang Ini Butuh Uluran Tangan


IST KANKER LIDAH-Nur Alika, bocah usia satu tahun delapan bulan yang menderita kanker lidah dan butuh uluran tangan dermawan.

USIANYA masih belia. Satu tahun delapan bulan. Namun, keceriaan masa kanak-kanak tak bisa dinikmati seutuhnya. Ia harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya, yaitu kanker lidah.
Bocah malang itu bernama Nur Alika. Buah hati dari pasangan Adi Sopyan dan Hasriani. Keluarga ini bermukim di Kampung Tumampua, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.
Kanker lidah yang dialami Nur Alika terjadi akibat adanya perubahan atau mutasi genetik pada sel-sel jaringan lidah. Mutasi genetik ini menyebabkan sel tumbuh abnormal serta tidak terkendali, dan menjadi sel kanker. Namun, penyebab mutasi genetik ini sendiri belum diketahui secara pasti,
Awalnya, oleh kedua orangtuanya, penyakit yang diderita gadis mungil ini dikira hanyalah sariawan biasa. Namun lama kelamaan kian membesar, sehingga makin menyulitkan Nur Alika saat hendak mengonsumsi sesuatu.
Keganasan penyakit kanker ini telah mengubah senyum bahagia Alika menjadi tangis kesedihan, akibat menahan rasa sakit yang ia derita. Kondisi ini membuat orangtuanya semakin sedih. Apalagi ketika menyaksikan anak-anak lain yang sebaya dengan putrinya sedang asyik bersenda gurau dengan keluarganya.
Adi Sopyan dan Hasriani hanya bisa mengelus dada, sembari berdoa agar anaknya bisa diberi kesembuhan dari penyakitnya, dan dapat bermain bersama anak-anak lainnya.
Saat ini Nur Alika hanya bisa terbaring menahan sakit. Diapun semakin sulit untuk makan dan menelan. Hanya saat tertidur ia bisa tenang dan tidak rewel.

Demi melihat Alika sembuh dari penyakitnya, pihak keluarga sudah membawanya untuk berobat ke berbagai klinik dan rumah sakit. Namun karena faktor biaya yang cukup besar, upaya mendapat kesembuhan itupun menemui kendala.
”Kami sudah bawa ke sejumlah puskesamas hingga dirujuk ke RS. Tapi apalah daya kami, tidak mampu membiayai penobatan anak kami,” ungkap Adi Sopyan kepada BKM yang diwawancarai, kemarin.
Adi Sopyan hanyalah seorang buruh kasar. Sementara istrinya Hasriani tidak bekerja karena harus merawat anaknya. Uluran tangan serta bantuan dari para dermawan sangat diharapkan oleh keluarga ini.
Kelompok dan organisasi yang peduli dengan kondisi Alika kini membuka donasi untuk membantu meringankan beban keluarga Adi Sopyan..
“Kami akan selalu membantu demi kesembuhan Adek Alika. Uluran tangan bapak ibu melalui donasi berapapun itu, sudah membangun sedikit demi sedikit senyumnya yang sudah lama tidak terlihat akibat penyakit yang diderita Adek Alika,” ungkap Nur Hikma, anggota dari salah satu organisasi yang membantu upaya kesembuhan Nur Alika. (rul)

Komentar Anda





Comments
To Top
.