Politik

Sopan dan Bersahaja, Alasan Tokoh Perempuan Jatuhkan Pilihan ke Anir-Lutfi


Tim kampanye dan para pendukung Anir -Lutfi di Pulau Ballang Cadi, Kecamatan Liukang foto bersama.

PANGKEP, BKM – Dukungan terhadap pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) di Pilkada Pangkep terus berdatangan. Kali ini, emak-emak di Pulau Balang Caddi, Kelurahan Mattiro Bintang, Kecamatan Liukang Tupabbiring menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 4 itu, Sabtu (24/10/2020).

“Karakter Anir-Lutfi bersahaja, rela panas-panasan hanya untuk menyapa masyarakatnya. Cara ngomongnya juga sopan sekali. Setelah mendapat penjelasan mengenai program prioritasnya, mendalami karakter dan kepribadian keduanya, saya dan teman-teman sepakat untuk mendukung keduanya,” kata salah satu tokoh perempuan Pulau Balang Caddi, Saleha.

Menurutnya, Anir sebagai kandidat perempuan, dianggap paling mengerti kebutuhan emak-emak dan rumah tangga.

“Perempuan itu mengerti kebutuhan rumah tangga. Pasti apa yang saya rasakan, dirasakan juga Ibu Anir sebagai ibu rumah tangga. Sosok perempuan juga orang yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Karena itu, menurut dia, sudah saatnya perempuan memimpin Pangkep. Apalagi, sebelum-sebelumnya, selama ini Pangkep dipimpin seorang laki-laki.

Lebih jauh Saleha menjelaskan, banyak warga di daerahnya, sudah cukup mengenal paslon nomor urut 4 ini. Bahkan dia mengklaim, relawan Anir-Lutfi di Pulau Balang Caddi kian hari semakin bertambah.

“Jumlah KK di sini sekitar 300 orang. Saya dan teman-teman optimis dan yakin bisa memenangkan Anir-Lutfi. Saat ini jumlah relawan sudah mencapai 50 orang, kemungkinan terus bertambah,” kata perempuan 29 tahun ini.

Leha sapaan akrabnya menegaskan, emak-emak Balang Caddi mengharapkan ketika Anir-Lutfi diberi amanah memimpin Pangkep, program bantuan sosial di pulau Balang Caddi harus lebih diprioritaskan.

“Saya belum pernah dapat bantuan sosial seperti PKH, Raskin, bantuan Covid-19. Di sini banyak yang belum dapat. Anakku juga yang SD, kan ada itu beasiswa SD sampai sekarang belum menerima. Padahal sebelumnya sudah mengajukan. Anakku sampai bilang percuma rajin dan berprestasi tapi tidak dapat beasiswa,” keluh Leha yang juga sehari menjual jilbab itu.

Selain itu, dirinya juga mengeluhkan pendapatan suaminya yang hanya Rp300 ribu per bulan selama melaut akhir-akhir ini. Hal itu menyulitkan ekonomi keluarganya. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan kedua anaknya.

Dengan tagline Pangkep Sejahtera, pasangan Anir-Lutfi memberikan program prioritas khusus bagi masyarakat pulau. Seperti speedboat setiap desa untuk daerah kepulauan dalam peningkatan pelayanan kesehatan. Peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan dengan pembangunan rumah sakit apung untuk wilayah kepulauan.

Smart Desa, untuk peningkatan layanan dan informasi publik berbasis teknologi 1 Desa 1 Internet gratis. Menjamin suplai air bersih untuk rakyat dan pembangunan sanitasi. Pengembangan pelabuhan penyeberangan, pembangunan supermarket di pulau yang menjual segala kebutuhan nelayan, agar nelayan tidak lagi ke Paotere untuk berbelanja, ini dikelola oleh Perusda Pangkep. (*)

Komentar Anda





Comments
To Top
.