Berita

Pertamina Pasok Aspal di Tol Layang Pettarani


MAKASSAR, BKM.COM– Tol Layang AP Pettarani yang sebentar lagi akan diresmikan, menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Makassar dan Sulawesi dikarenakan jalan Tol ini merupakan Tol layang pertama yang ada di Sulawesi.

Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) dan Konsultan Supervisi Nippon Koei Co., Ltd. dalam Operasi Bersama PT Indokoei International menunjuk
PT. Wika Bitumen, untuk pengerjaan pengaspalan tol dengan panjang sekitar 4.3 Km dengan lebar masing – masing jalan 8.5 meter. Dimana asphalt yang digunakan merupakan Asphalt Pertamina yang di supply oleh PT. Bumi Sarana Utama selaku distributor resmi Asphalt Pertamina.

Pekerjaan pengaspalan Tol Layang AP Pettarani yang dimulai bulan Juli 2020 dan selesai pada September 2020 dan menggunakan aspal sekitar 850 ton dengan spesifikasi aspal yang digunakan adalah jenis Asphalt 60/70

Sebagai perusahaan energi, selain memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) serta Pelumas, Pertamina juga memproduksi Aspal sebagai salah satu produk petrokimia yang dihasilkan. Saat ini, Pertamina fokus memasarkan produk Asphalt untuk aplikasi konstruksi jalan.

Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan bahwa spesifikasi aspal yang dipasarkan adalah jenis Asphalt 60/70, sesuai kebutuhan dan kondisi negara Indonesia yang beriklim tropis namun dengan keandalan pengembangan riset perusahaan, ” Pertamina menyediakan Asphalt modifikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen.” imbuhnya

Project Manager PT Wika Bitumen Didik menyampaikan bahwa dalam pekerjaan pengaspalan Tol Layang AP Pettarani ini pengiriman aspal tidak ada kendala sesuai dengan permintaan dan jadwal yang diminta. “Selama kami menggunakan aspal dari Pertamina, kehandalan supplynya selalu terjamin, sehingga proyek dapat selesai tepat waktu,” tuturnya.

Saat ini Aspal Pertamina juga digunakan PT. Wika Beton untuk melakukan pengaspalan jalan arteri Pettarani dibawah Tol Layang yang akan menggunakan aspal dari Pertamina dengan volume 1000 Ton.(rls)

Komentar Anda





Comments
To Top
.