Gojentakmapan

39 Rumah dan Satu Masjid Akhirnya Dialiri Listrik


MAROS, BKM — Sebanyak 39 unit rumah dan satu masjid di Dusun Bonto Panno, Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, akhirnya dialiri listrik. Sebelumnya, warga di Dusun Bonto Panno ini, harus menggunakan pelita sebagai penerang selama puluhan tahun.
Sehingga PLN Sulselrabar melalui program CSR Penyalaan Listrik Desa 1 Dusun, yang biayanya mencapai Rp2 miliar. Senior Manager SDM PLN Wilayah Sulselrabar, Mundhakir, mengatakan, hal ini sudah diusulkan sejak 2018. Namun baru terealisasi tahun 2020.
”Alhamdulillah, dusun ini sudah bisa kami aliri listrik, dan semoga ini terus berlanjut, karena rencananya tahun ini semua daerah sudah bisa menikmati listrik,” ujarnya, akhir pekan lalu.
Saat ini, masih ada sekitar 16 titik di Kabupaten Maros yang masih belum teraliri listrik. ”Masih ada sekitar 16 titik. Tapi jika melihat respon positif dari pemerintah daerah, kami optimis ini bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengatakan, pihaknya akan mengupayakan dusun yang belum dialiri listrik juga bisa segera mendapatkan penerangan listrik.
”Kami upayakan secepatnya. Karena untuk memasukkan listrik itu juga butuh infrastruktur yang memadai. Karena untuk memasukkan tiang-tiang listrik itukan butuh jalan yang memadai,” terangnya.
Salah satu warga Dusun Bonto Panno, Imuna, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Sebab selama puluhan tahun ia harus menggunakan pelita sebagai penerang di malam hari.
”Sejak dulu memang disini tidak ada listrik, jadi kami pakai pelita. Alhamdulillah, waktu Jumat listrik sudah masuk. Jadi sudah tidak perlu lagi pakai pelita. Apalagi ini biaya pemasangannya (kwh) gratis,” tutupnya. (ari/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.