Headline

Ada Bukti Penyimpangan Bansos Covid-19


Naik ke Penyidikan, Ditreskrimsus Jadwalkan Periksa Saksi

MAKASSAR, BKM — Penanganan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19 di Makassar memasuki babak baru. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel resmi meningkatkannya ke tahap penyidikan.
Langkah tersebut diambil setelah penyidik menemukan adanya peristiwa pidana, serta indikasi penyimpangan korupsi yang mengarah pada perbuatan melawan hukum. Hal itu dibenarkan Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Wildoni Fedri ketika dihubungi, kemarin.
”Setelah kita melakukan gelar perkara bersama tim penyidik, penanganan kasus tersebut resmi kita tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” ungkap Kombes Wildoni Fedri.
Lebih jauh dijelaskan, pihaknya menemukan adanya indikasi penyimpangan dan perbuatan melawan hukum dalam kasus tersebut. Tim penyidik juga menemukan alat bukti permulaan yang cukup, baik itu dalam bentuk data maupun keterangan.
Dengan ditingkatkannya status tersebut dari tahap penyelidikan ke penyidikan, Wildoni menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemanggilan saksi-saksi, baik yang telah dimintai keterangannya di tahap penyelidikan maupun yang belum.
Nantinya di tahap penyidikan, penyidik akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk membuat terang peristwa pidana dalam kasus ini. “Temasuk untuk menemukan tersangka dan barang bukti,” tandasnya.
Dalam kasus ini, bantuan pemerintah yang disalurkan dalam bentuk paket sembako diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak covid. Menggunakan dana APBD, penyalurannya dilakukan melalui Dinas Sosial Kota Makassar. (mat)

Komentar Anda





Comments
To Top
.