Headline

Ketatnya Protokol Kesehatan di Ajang Debat


KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa telah melakukan pemaparan visi misi di Jasmine Hall Hotel Claro Makassar, Senin (26/10). Debat publik yang didominasi pemaparan ini karena paslon Gowa hanya satu, ketat dengan penerapan protokol kesehatan.
Seluruh yang masuk ruangan debat harus menjalani swab test. Mereka juga wajib menggunakan masker serta membawa hand sanitizer.
Pemaparan visi misi pasangan calon AdnanKio dipandu Wahyudin Abubakar dari TVRI Makassar. Kegiatan ini dihadiri Ketua Bawaslu Gowa Samsuar Saleh, ketua tim pemenangan Adnan-Kio dan para komisioner KPU Gowa.
Lima panelis yang dihadirkan yakni Prof Farida Patitingi, Prof Muin Fahmal, Subhan, Dr Husein Arief dan Bambang Widjoyanto yang merupakan praktisi, akademisi dan pakar.
Adnan maupun Rauf Kr Kio dengan lugas menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan panelis secara gantian. Khususnya kiat AdnanKio menyiapkan program layanan publik, yang dijawab Adnan pihaknya membuat mall layanan publik secara terpadu di kabupaten hingga kecamatan.
Ketua KPU Gowa Muhtar Muis, mengakui ketatnya protokol kesehatan dalam pelaksanaan debat publik. “Aturan ini menjadi penggarisan dari pusat untuk menjaga kesehatan semua peserta, termasuk paslon. Jadi harus betul-betul steril. Karena jika ada yang terpapar dan menyebarkan di dalam tempat debat, maka paslon yang paling dirugikan karena harus isolasi sehingga tidak bisa melaksanakan kampanye tatap muka,” kata Muhtar.
Untuk debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Bulukumba bakal digelar 1 November mendatang. Komisioner KPU Bulukumba Awaluddin, mengatakan bahwa pihaknya merancang debat selama tiga kali.
“Debat kandidat ini Insyaallah digelar pada 1 November, 15 November serta 30 November,” ujarnya, Selasa (27/10).
Ia menjelaskan, untuk debat itu wajib diikuti semua paslon. “Kita mau debat ini dihadiri langsung paslon, karena di situ ada pendalaman visi misi dan program. Bukan lagi visi misi calon bupati atau wakilnya, tapi paslon,” jelasnya.
Awaluddin menambahkan, debat nantinya dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan. Yang hadir di debat, kata dia, dua perwakilan pimpinan Bawaslu, empat orang tim kampanye paslon, komisioner KPU lima orang, serta satu ornag host. “Termasuk panelis baru kita cari siapa-siapa yang cocok di tema debat. Kita berkoordinasi dengan KPU provinsi,” katanya.
Ia menegaskan, pasangan calon yang sengaja tidak ikut di debat tersebut akan disanksi berdasarkan Keputusan KPU No 465 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye.
“Sanksi pertama, diumumkan bahwa paslon tersebut menolak mengikuti debat publik. Sanksi kedua, sisa iklan paslon yang difasilitasi KPU tidak ditayangkan lagi sejak paslon ini tidak mengikuti debat,” jelas Awaluddin.
Pada debat nantinya, KPU Bulukumba telah menyiapkan tema. Tahap pertama peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam memajukan daerah.
Debat kedua tentang menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah, kabupaten, provinsi hingga nasional kaitannya dalam memperkokoh NKRI. Kemudian debat ketiga, temanya menyelesaikan persoalan daerah tentang kebijakan dan strategi pencegahan covid-19 serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pilbup Bulukumba diikuti empat pasangan calon, yakni Andi Hamzah Pangki-Andi Murniyati Makking, pasangan Askar HL-Arum Spink, pasangan Tomy Satria Yulianto-Andi Makkassau, dan pasangan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf.
Untuk Tana Toraja, KPU juga telah menggelar rapat koordinasi di Burake Hills bersama tim kampanye dan LO pasangan calon, Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, kodim, Dinas Perhubungan dan Satgas Covid-19. Mereke membahas persiapan pelaksanaan debat.
“Pasangan calon bersama tim kampanye berangkat ke lokasi debat di Bittuang difasilitasi KPU, kerja sama polres, dan Dishub,” terang Ketua KPU Rizal Randa.
Menurut Rizal, rombongan pasangan calon dan tim kampanye menggunakan mobil 20 unit untuk satu pasangan calon dengan penumpang hanya lima orang, termasuk sopir. Tidak diperbolehkan naik motor.
Mobil setiap pasangan calon dipasangi stiker dari KPU. Mobil tanpa stiker tidak diizinkan ke lokasi. Apalagi mengangkut sound sytem atau pengeras suara lainnya juga tidak diperbolehkan.
”Mengingat waktu tempuh ke Bittuang kurang lebih satu jam, setiap paslon diminta memperhitungkannya secara tepat. Sebab debat dimulai jam 15.30 Wita. Paslon hadir di lokasi 30 menit sebelum debat dimulai,” jelas Rizal. (sar-min-gus/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.