Connect with us

Headline

Oknum Polisi Mengamuk di Kantor BNK

Usai Bertemu Rekannya yang Tertangkap Kasus Sabu

-

BONE, BKM — Tiga orang pria diamankan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bone. Mereka diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di Kelurahan Palattae, Kecamatan Kahu, Rabu (11/1) dinihari.
Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial (H), (WS), dan (WG). Dari tangan mereka polisi menemukan barang bukti sabu-sabu.
Kepala BNK Bone AKBP Ismail membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengatakan bahwa ketiganya sementara masih dilakukan pemeriksan lebih lanjut di kantor BNK Jalan Kompleks Stadion, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Ismail menjelaskan bahwa penangkapan ketiga pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat, bahwa di TKP terjadi transaksi narkoba. Saat dicek, ternyata informasi itu benar adanya.
“Dari penangkapan terhadap pelaku, ditemukan dua saset ukuran kecil berisi narkoba jenis sabu. Juga ada sejumlah alat isap sabu, uang tunai belasan juta dan satu unit air softgun lengkap dengan amunisinya,” terang AKBP Ismail.
Kasi Pemberantasan Narkotika BNK Bone Kompol Subagio, mengatakan pelaku orang yang diamankan diketahui sebagai pengguna. Hal itu berdasarkan dari hasil interogasi sementara terhadap pelaku.
“Ketiganya merupakan penyalahguna narkotika. Semuanya sudah dites urine dan hasilnya positif konsumsi narkoba,” jelasnya.
Ditanya soal kepemilikan air softgun tersebut, Subagio menjelaskan bahwa pelaku mengakui kalau senjata tersebut dibeli secara daring lengkap dengan surat-suratnya.
“Katanya dibeli online dan ada surat-suratnya. Meski begitu, senjata ini hanya boleh dipergunakan untuk latihan menembak. Bukan untuk yang lain,” tegasnya.
Di balik penangkapan tiga orang tersebut, ada seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Bone diketahui berinisial AN berpangkat brigadir tiba-tiba mendatangi kantor BNK Bone. Ia hendak melihat rekannya yang ditangkap.
Setelah itu dia langsung mengamuk sambil berteriak-teriak meminta agar rekannya itu dilepaskan. Namun hal itu tidak ditanggapi oleh pihak BNK Bone.
“Awalnya dia datang menggunakan mobil. Setelah mobilnya diparkir dia lalu melihat temannya di lantai 2. Selanjutnya turun ke lantai satu sambil mengamuk dan berteriak memminta agar rekannya itu dibebaskan. Dia juga sempat memperlihatkan badiknya,” ungkap salah seorang staf BNK.
Usai mengamuk, oknum tersebut lalu masuk ke dalam mobilnya sambil meraung-raungkan bunyi knalpotnya yang suaranya cukup memekakkan telinga. Dia pun tak langsung pergi, melainkan mengelilingi kantor BNK Bone.
Kasi Propam Polres Bone Iptu Ahyar yang dikonfirmasi, mengatakan bahwa sejauh ini belum ada laporan masuk terkait tindakan oknum tersebut. “Kami belum menerima laporan. Bila memang ada seperti itu, tentu akan diproses lebih lanjut,” tegasnya. (*/rus)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini