Connect with us

Headline

Unibos dan DPRD Sulsel Terapkan 3M

Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

-

Dr Abdul Haris

Sekretariat DPRD Sulsel

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan sejak lama telah mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan penularan covid-19. Mereka yang tidak mengenakan masker tidak diperbolehkan orang masuk ke gedung wakil rakyat ini.
“Penerapan protokol kesehatan prinsipnya sudah lama kami keluarkan surat edaran. Karena ini area publik, maka tamu yang datang hendaknya diseleksi dengan baik. Untuk itu semua harus mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker. Kami juga memfasilitasi cuci tangan hingga hand sanitizer,” ujar Sekretaris DPRD Sulsel M Jabir di ruang kerjanya, Rabu (11/11).

M Jabir


Selain itu, posisi kursi dalam ruangan juga telah lama diatur agar tidak berdekatan. “Kami juga kasih jarak masing-masing kursi. Termasuk dalam rapat kita lakukan clash meeting. Kami juga melakukan tindakan preventif. Sudah tiga kali melakukan rapid tes. Jika ada yang reaktif, kita isolasi. Bahkan diarahkan untuk dilakukan tes swab,” jelas Jabir.
Tidak hanya anggota dewan dan pengawai sekretariat, namun sebelumnya surat edaran juga berlaku untuk petugas Satpol PP. Tak terkecuali penjual atau pengantar makanan yang ada di kantin. “Pernah ada penjual yang reaktif sehingga kantin kita tutup selama 14 hari. Kami selaku sekwan sudah berulang kali mengikuti swab, karena sering berhubungan dengan pimpinan dan anggota dewan. Termasuk pejabat yang ada di pemprov,” ujarnya.
Selain itu, mereka yang hendak melaksanakan PKL dan ditugasi ke DPRD, juga harus mengantongi surat keterangan rapid. Setelah itu baru boleh masuk ke gedung wakil rakyat. ”Kami juga melakukan penyemprotan sekali hingga dua kaki seminggu,” tambahnya. (rhm-rif)

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini