Politik

Appi-Rahman Siap Sinergi dengan Pemprov dan Pusat


IST PENANGGAP--Pengamat kebijakan publik yang juga akademisi Unismuh Makassar, Nur Khaeriah S.Ip, M.Ip menjadi penanggap saat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Appi - Rahman kampanye virtual di Town Hall Appi-Rahman, Menara Bosowa, Rabu (18/11).

MAKASSAR, BKM–Pemerinta Kota Makassar harus membangun sinergi dan memperkuat hubungan dengan pemerintahan Provinsi Sulsel dan pusat agar akselerasi pembangunan di Makassar dapat berjalan lancar.
Itu yang dijanjikan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar nomor urut dua, Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman) yang ditegaskan dalam kampanye virtual di Town Hall Appi-Rahman, Menara Bosowa, Rabu (18/11).
“Harus ada hubungan baik dengan Pemprov Sulsel dan pemerintah pusat. Untuk membangun Makassar. Terutama dalam urusan anggaran,”jelas Rahman Bando, menanggapi pertanyaan warga secara virtual dari Kelurahan Biringkanaya.
Rahman mencontohkan satu kasus, saat dia menjabat. Akibat tidak sinerginya antara Pemkot Makassar dengan pemerintahan diatas, ada anggaran yang terpaksa dikembalikan.
“Saya pernah dua kali dapat anggaran dari pusat untuk Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Rp1 miliar dan Rp4 miliar, namun akhirnya dana itu kembali lagi ke pusat,”beber Rahman.
Masih menurut Rahman, untuk membangun Makassar, tetap dibutuhkan bantuan banyak pihak. APBD Kota Makassar sebesar Rp4 Triliun, masih terlalu kecil, jika dibandingkan jumlah penduduknya.
“Penduduk kita satu jutaan. Anggaran daerah kita cuma Rp4 triliun. Kecil ini anggaran cuma Rp4 triliun. Apa yang mau dibangga-banggakan. Kita harus pintar-pintar cari Dana Alokasi Khusus. Dana dari pusat. Makanya harus ada hubungan yang baik dengan provinsi dan pusat,”ulas Rahman.
Sinergi pemerintahan tak hanya dengan Pemprov Sulsel dan pusat. Appi-Rahman berkomitmen menjaga sinergi itu dengan pemerintahan yang ada di bawahnya. Menurut Appi, sebagai kota metropoltian, Makassar telah melewati serangkai perubahan dan perkembangan.
“Nah, perubahan ini harusnya berjalan seiring dengan pelayanan pemerintahan. Itu butuh harmonisasi pemerintahan mulai dari pemerintah sampai tingkat RT dan RW. Ini agar pelayanan kepada publik bisa berjalan lancar,”timpal Appi.
Pengamat kebijakan publik yang juga akademisi Unismuh Makassar, Nur Khaeriah S.Ip, M.Ip memuji Appi – Rahman.
Nur Khaerah menilai program yang diusung pasangan “Makassar Bangkit” ini betul-betul sesuai dengan kondisi terkini dan dinamika Makassar. Pada beberapa kali kampanye virtual, Appi-Rahman selalu bisa menawarkan solusi kepada setiap permasalahan warga.
“Saya melihat apa yang disampaikan hari ini betul-betul menyasar kepada apa yang dibutuhkan masyarakat. Harapan kami ini benar-benar bisa dilaksanakan. Kalau iya (bisa dilaksanakan) maka Pak Appi dan Pak Rahman ini menjadi problem solving,”ulas Nur Khaeriah.
Lebih lanjut, Nur Khaeriah menilai bahwa Appi-Rahman sudah dapat kepercayaan warga Makassar. Sisa nantinya bagaimana Appi-Rahman menunaikan janji-janjinya. “Yang saya lihat lagi adalah Pak Appi dan Pak Rahman sudah mendapat kepercayaan masyarakat. Sisa yang kedua, yaitu sejauh mana Pak Appi dan Pak Rahman nanti bekerja,”pungkasnya. (rif)

Komentar Anda





Comments
To Top
.