Sulselbar

Disnakertrans Dalami Kasus TKA


BANTAENG, BKM — Kasus kecelakaan kerja yang menewaskan dua Tenaga Kerja Asing (TKA) berkebangsaan Tiongkok di PT Huadi Nickel Alloy beberapa waktu lalu, belum menemui titik terang.

Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Disnakertrans Provinsi Sulsel Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah IV, Andi Sukri kembali melakukan investigasi lanjutan. Sukri mengaku tidak habis pikir kenapa kasus serupa kembali terjadi dalam waktu singkat. Dimana dua kejadian tersebut menelan korban jiwa dengan penyebab yang sama, yakni putusnya tali crane pengangkut besi.
Sukri memaparkan, Rabu pekan lalu, pihaknya melakukan investigasi selama dua hari. Obyeknya adalah, memantau alat berat, opetator dan hal-hal terkait lainnya. “Kami menginvestigasi alat berat, operator dan hal terkait lainnya”, katanya, kemarin.
Hasil sementara, operator telah memilki kelengkapan dokumen sesuau ketentuan prosedur. Lalu, kedua TKA yang tewas mengenakan APD (alat pelindung diri) pada saat bekerja. Tali pengaman diri terpasang dibadannya sewaktu keduanya terjatuh.
Tim Wasnaker heran, kenapa pekerja tersebut bisa terjatuh padahal sudah mengenakan APD. “Kami mendalami penyebab jatuhnya, kenapa bisa terjadi padahal mereka mengenakan tali pengaman”, ujarnya.
Seperti diberitakan BKM, dua pekerja warga negara Tiongkok, Lin Baicheng (24) tewas di tempat. Sedangkan Zhang Jiang (44), tewas akibat laka kerja, Senin (9/11). Kecelakaan yang menimpa keduanya, mirip dengan kasus pertama, yakni tali crane putus sehingga besi yang diangkut terjatuh. (wam/C)

Komentar Anda





Comments
To Top
.