Kriminal

Keluarga Korban Merasa Ada Kejanggalan


Soal Kematian Firman di Kawasan Jalan Tol

MAKASSAR, BKM — Pihak keluarga almarhum Firman yang sebelumnya ditemukan jadi mayat tanpa identitas di jalan tol Ir Sutami, akhirnya meminta kepada petugas kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian Firman.
Pasalnya, pihak keluarga Firman tidak merasa yakin jika Firman meninggal lantaran ditabrak lari, sesuai dugaan sementara petugas kepolisian. Perihal ini diungkapkan Yunus yang merupakan adik Firman (korban).
Menurut Yunus, adanya kejanggalan pada luka di tubuh Firman itu terlihat bukan akibat dari benturan aspal. ”Kami kuarga tidak merasa yakin jika Firman meninggal menurut dugaan petugas kepolisian bahwa Firman korban tabrak lari. Kami keluarga setelah mendapat informasi pemberitaan lewat media sosial dengan adanya mayat pria ditemukan di Jalan Tol Ir Sutami pada Senin malam, 16 November 2020, tanpa identitas. Melihat foto di postingan itu, kami menaruh curiga jika korban tersebut adalah keluarga kami. Kami pun bergegas ke Rumah Sakit Bhayangkara. Setiba di sana kami melihat jenasah korban tabrak lari itu. Ternyata betul saja, jika itu adalah Firman,” kata Yunus, Kamis (19/11).
Hanya saja, sambungnya, saat keluarga memperhatikan tubuh Yunus yang terluka merasa ada kejangglan lantaran luka tersebut tidak menyerupai luka pada korban tabrakan.
”Kami tidak yakin kalau Firman korban tabrak lari. Karena kami bersama keluarga saat memperhatikan luka di tubuh Firman. Itu tidak menyerupakan korban tabrak lari. Lecet akibat benturan itu tidak menyerupai. Makanya karena ada kejanggalan kami melapor ke Polsek Tamalanrea. Dan kami pihak keluarga sepakat untuk dilakukan otopsi agar bisa terungkap penyebab kematian keluarga kami,” terang Yunus.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis, membenarkan laporan pihak keluarga Firman. Dia mengatakan, pihaknya masih melakukan juga penyelidikan.
”Keluarga Firman (korban) telah melapor atas adanya kejaggalan kematian Firman yang diduga sementara jika Firman meninggal akibat ditabrak lari. Kami masih dalami juga penyebab kematian Firman dan menunggu hasil otopsi dari Biddokes Polda Sulsel. Hasil otopsi diperkirakan sampai 6 minggu. Kami juga meminta pihak keluarga korban untuk bersabar,” kata Kanit Reskrim. (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.