Headline

Sebar 124 Tandon untuk Tempat Cuci Tangan


Ini yang Dilakukan PDAM Makassar Cegah Penularan Covid-19

BKM/CHAIRIL DISKUSI-Suasana diskusi terkait penerapan protokol kesehatan di Aula Kantor PDAM Makassar, Kamis (19/11). Foto bersama para peserta usai diskusi.

UPAYA menekan laju penularan covid-19 dilakukan berbagai kalangan. Salah satunya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar.

HARIAN Berita Kota Makassar menggelar diskusi terkait penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) di Aula PDAM Makassar, Kamis (19/11). Kegiatan ini dibuka Direktur Umum Andi Sulprian. Hadir sejumlah staf PDAM.
Kabag Humas PDAM Muh Rusli dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa selama pandemi berlangsung, pihaknya intens memberikan edukasi, baik kepada karyawan maupun pelanggan. Mereka diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona.
”Di awal PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), kami sudah menerapkan protokol kesehatan. Karyawan diimbau untuk selalu menggunakan masker, menyiapkan tempat cuci tangan, memasang tirai plastik, serta pembatasan tempat duduk. Selain itu, tidak ada pembacaan meteran di rumah-rumah pelanggan,” terang Rusli.

Guna meringankan beban pelanggan yang terdampak pandemi, lanjut Rusli, PDAM membagikan air secara gratis sebanyak 30 meter kubik. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Sementara mal dan hotel mendapatkan toleransi untuk menunda pembayaran rekening airnya. Ada pula potongan 50 persen kepada penghuni rumah susun (rusun).
”PDAM juga membuat tandon yang selanjutnya disebar untuk dijadikan tempat cuci tangan ke beberapa titik. Sampai sekrang sudah tersebar 124 tandon,” jelas Rusli.
Di bagian lain penjelasannya, Rusli menyampaikan bahwa seluruh karyawan PDAM telah menjalani rapid test. Hasilnya, 25 di antaranya dinyatakan reaktif. Salah satunya adalah dirinya.
Menyusul hasil tersebut, manajemen perusahan kemudian mengambil langkah guna mencegah terjadinya penularan di kantor. Mereka yang dinyatakan reaktif kemudian dirumahkan dan menjalani isolasi mandiri.
Diapun menyarankan agar masyarakat rutin berolahraga di tengah situasi seperti saat ini. Seperti bersepeda, yang tujuannya untuk menguatkan imun dan bisa meminimalisasi potenti terjangkit covid-19. (pkl)

Komentar Anda





Comments
To Top
.