Politik

Ibu-Ibu dan Anak Muda Terpesona Dengan Aksi Dilan saat Debat II


Fadli Ananda foto bersama paslon lain usai debat ke-2 di Studio I-News.

MAKASSAR, BKM — Ibu-Ibu dan kaum milenial masih mengagumi sosok Paslon nomor 3 Syamsul Rizal MI (Deng Ical) dan dokter Fadli Ananda di debat publik II yang berlangsung, Selasa (24/11/2020), kemarin.

Menurut mereka, kedua pasangan ini terlihat cerdas dan menguasai materi di setiap aksi debat yang mereka lakukan.

“Seperti biasa, Deng Ical sangat menguasai materi. Ini wajar, karena Deng Ical sangat dekat dengan masyarakat dan pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Makassar. Dokter Fadli pun sama, meski ia belum pernah terjun di dunia politik, tapi ia terlihat cerdas di setiap penampilan debatnya,”kata salah satu warga Makassar, Riny, Kamis (26/11/2020).

Menurutnya, kecerdasan intelektual yang dimiliki Deng Ical dan dokter Fadli tidak perlu diragukan lagi. Yang paling luar biasa dari aksi debat publik ke II ini, Deng Ical mampu mengontrol emosi saat diserang oleh paslon lain.

“Meski terus diserang, Deng Ical masih bisa fokus menjawab dengan sangat baik tanpa tendensi ke paslon lain, meski wakilnya, dokter Fadli kali ini kurang sedikit santai dibanding debat pertama. Ya, kami masyarakat memaklumi karena pembahasan debat ke II lebih berat, dan dokter Fadli belum terlalu menguasai bidang dan materi di debat ke II ini. But over all, menurut kami DILAN masih menjadi raja panggung di debat kali ini. Sukses selalu untuk DILAN,”ungkap Riny.

Lain halnya Devhi. Menurut salah satu Milenial di Kota Makassar ini, pada debat ke II, Dilan mengemukakan programnya dengan sangat efisien, terarah dan tajam. Apalagi, pada saat mengemukakan program tentang pelayanan berkeadilan, pelayanan imparsial yang mampu diakses, dipenuhi dan terintegrasi dengan baik sesuai dengn proporsi dan kebutuhannya.

“Deng Ical-Fadli Ananda ini memang paslon millenial yg cerdas dan saling mengisi satu sama lain. Mantap Pokoknya,”kata Devhi.

Sementara Camsiska mengatakan, diantara semua paslon, DILAN yang paling menonjol dengan sikapnya yang cerdas dan tegas.

Pada debat ke II, jawabannya tak ada yang mengambang dan tetap fokus (straight to the point) sesuai pertanyaan yang diberikan moderator, panelis maupun dari paslon lain.

“Selain jawabannya, saya juga suka semangat DILAN yang memberikan featback semangat untuk makin mendukung DILAN sebagai wakil dari millenilal muda seperti saya,”katanya.

Lain halnya, Rinanggie. Wanita ini menyampaikan, Deng Ical-Fadli Ananda adala paket sempurna untuk memimpin Kota Makassar. Sosok yang dimiliki pasangan doktor dokter ini, sangat tercermin dari tutur bahasa yang lugas dan tetap low profile.

“Mereka juga tidak muluk-muluk dan tidak memberikan expektasi yang tinggi kepada masyarakat. Selain itu, bahasa yang digunakan mudah diserap oleh semua kalangan, tapi tetap terlihat cerdas,”kata Rinanggie.

Komentar dari kalangan ibu-ibu dan Milenial ditutup oleh Wulandari. Menurut pemilih pemula ini, sebagai orang yang baru ingin memilih tahun ini, DILAN telah mencuri perhatiannya. Sosok yang ada pada Deng Ical dan dokter Fadli adalah sosok yang tepat untuk mewakili suara milenial di lingkup pemerintahan.

“Dari awal saya lihat Dilan, saya langsung suka. Penampilan dan tutur bahasanya sangat mudah dimengerti oleh kami yang baru ingin memilih. Penjelasan tentang program juga sangat jelas dan menyasar kami kaum muda. Biasanya kandidat lain hanya memprioritaskan untuk kaum lansia, kaum pengusaha (umkm) dan lain sebagainya. Tapi Dilan justru memikirkan kami yang baru dan ingin mencari ilmu,”kata Wulandari.

Diakhir kata, Wulandari menyampaikan bahwa Program DILAN sangat solutif dan memberikan angin segar bagi anak muda, khususnya di kalangan pemilih pemula.

“Pemaparan konsep, solusi-solusi yang dipaparkan Deng Ical- dokter Fadli sangat membantu dan memberikan harapan besar kepada kami. DILAN memang pantas memimpin kota Makassar. Anak Muda ayo pilih nomor 3,” tukas Wulandari. (*)

Komentar Anda





Comments
To Top
.